Back
Workshop Tablet Coating FFUP 2026 - FFUP News
Workshop Tablet Coating Universitas Padjadjaran

Workshop Tablet Coating Universitas Padjadjaran Tingkatkan Kompetensi Peserta dalam Produksi Tablet Coating Berkualitas

25 Mei 2026

Pusat Studi Pengembangan Sediaan Farmasi (PSF) Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan PT Lawsim dan Badiklat IAI menyelenggarakan Workshop Pengembangan Sediaan Farmasi: Tablet Coating di Laboratorium Sentral Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kompetensi bagi praktisi industri farmasi, akademisi, serta mahasiswa pascasarjana yang ingin memperdalam pemahaman dan keterampilan dalam teknologi penyalutan tablet.

Tablet coating merupakan salah satu tahapan penting dalam pengembangan dan produksi sediaan farmasi karena berperan dalam meningkatkan stabilitas, penampilan, identifikasi produk, hingga kenyamanan penggunaan obat. Oleh karena itu, pemahaman yang baik mengenai formulasi, parameter proses, serta pengendalian mutu menjadi aspek yang sangat diperlukan untuk menghasilkan produk tablet coating yang berkualitas.

Sesi Teori: Memahami Prinsip dan Faktor Kritis Tablet Coating

Kegiatan diawali dengan sesi teori yang membahas berbagai aspek penting dalam proses penyalutan tablet, mulai dari dasar-dasar tablet coating, formulasi bahan penyalut, parameter kritis proses, hingga quality control dan evaluasi mutu produk. Materi disampaikan oleh para pakar di bidang farmasetika dan teknologi farmasi, yaitu apt. Rudi Hardianto, S.Si., apt. Patihul Husni, M.Si., Ph.D., serta Prof. Dr. rer. nat. apt. Anis Yohana Chaerunisaa, M.Si. Melalui sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan proses coating, termasuk pengaturan kondisi proses dan strategi pengendalian mutu yang diperlukan untuk menghasilkan lapisan tablet yang seragam dan stabil.

Hands-On Practice: Pengalaman Langsung dalam Proses Penyalutan Tablet

Salah satu keunggulan utama workshop ini adalah sesi praktik langsung hands-on yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menerapkan teori yang telah dipelajari. Peserta melakukan berbagai tahapan proses coating, mulai dari preparasi larutan penyalut, pengoperasian alat coating, pengendalian parameter proses, pelaksanaan in-process control (IPC), hingga simulasi quality control produk jadi. Sesi praktik dibimbing oleh tim tutor yang terdiri atas Prof. Dr. apt. Yoga Windhu Wardhana, M.Si., Dr. apt. Eri Amalia, MHSc., dan Prof. Dr. apt. Ida Musfiroh, M.Si. Pendampingan secara langsung memungkinkan peserta memahami hubungan antara pengaturan proses dengan kualitas lapisan tablet yang dihasilkan.

Hasil Praktik Menunjukkan Proses Coating Berjalan Optimal

Berdasarkan hasil evaluasi praktik, peserta berhasil menghasilkan tablet coating dengan karakteristik lapisan yang baik dan seragam sesuai dengan parameter proses yang telah ditetapkan. Hasil pengukuran in-process control (IPC) menunjukkan bahwa proses penyalutan berlangsung secara terkendali dengan peningkatan bobot tablet (weight gain) yang sesuai target serta distribusi lapisan yang merata pada seluruh tablet. Selain itu, tidak ditemukan cacat mayor yang umum terjadi pada proses coating, seperti picking, peeling, cracking, maupun mottling. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peserta mampu menerapkan prinsip-prinsip kritis tablet coating secara efektif dalam skala laboratorium.

Pada sesi simulasi quality control, tablet hasil praktik juga menunjukkan mutu fisik yang baik berdasarkan parameter yang dievaluasi, termasuk keseragaman lapisan dan ketahanan mekanik. Melalui analisis hasil dan diskusi bersama tutor, peserta turut belajar mengidentifikasi potensi permasalahan yang dapat muncul selama proses coating serta menyusun langkah perbaikan berbasis data untuk meningkatkan kualitas produk.

Menjembatani Kebutuhan Akademisi dan Industri Farmasi

Kepala Pusat Studi Pengembangan Sediaan Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. apt. Sriwidodo, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri farmasi dalam pengembangan sumber daya manusia yang kompeten. Melalui pendekatan yang mengintegrasikan teori, praktik, dan evaluasi mutu, peserta diharapkan tidak hanya memahami konsep tablet coating secara akademis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam proses produksi yang sesuai dengan kebutuhan industri farmasi.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang rangkaian kegiatan, baik pada sesi penyampaian materi maupun praktik laboratorium. Keberhasilan workshop ini menunjukkan pentingnya pelatihan berbasis praktik dalam meningkatkan kapasitas tenaga kefarmasian Indonesia. Dengan semakin meningkatnya kebutuhan industri terhadap produk tablet coating yang berkualitas tinggi, kegiatan serupa diharapkan dapat terus menjadi sarana transfer pengetahuan dan pengembangan keterampilan yang relevan dengan perkembangan industri farmasi nasional.