Program Studi Spesialis Farmasi Nuklir
Tentang Program Studi
Program Studi Spesialis Farmasi Nuklir merupakan program pendidikan profesi lanjutan bagi apoteker yang bertujuan menghasilkan tenaga ahli yang kompeten dalam pengelolaan radiofarmaka untuk pelayanan kedokteran nuklir. Program ini diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 008/Menkes/SK/I/2009 tentang Standar Pelayanan Kedokteran Nuklir di Sarana Pelayanan Kesehatan serta Peraturan Kepala BAPETEN No. 4 Tahun 2013 tentang Proteksi dan Keamanan Radiasi dalam Pemanfaatan Tenaga Nuklir, yang mensyaratkan keberadaan apoteker dengan kompetensi khusus di bidang kedokteran nuklir pada fasilitas radiofarmasi.
Program studi ini memfokuskan pendidikan pada penguasaan ilmu dan keterampilan dalam bidang radiofarmasi, radiokimia, produksi dan kendali mutu radiofarmaka, proteksi radiasi, serta penerapan radiofarmaka untuk diagnosis dan terapi penyakit. Proses pendidikan dilaksanakan melalui kombinasi pembelajaran akademik, penelitian, serta praktik profesional di fasilitas kedokteran nuklir rumah sakit dan pusat produksi radioisotop. Sebagai program pendidikan apoteker spesialis pertama di Indonesia dalam bidang farmasi nuklir, program studi ini didukung oleh kolaborasi dengan institusi layanan dan penelitian, antara lain instalasi kedokteran nuklir RSUP Dr. Hasan Sadikin; Instalasi kedokteran Nuklir Rumah sakit Kanker Dharmais dan Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka BRIN, serta didukung oleh organisasi profesi seperti Ikatan Apoteker Indonesia dan Kolegium Farmasi Indonesia.
Visi
Menjadi program studi spesialis farmasi nuklir yang unggul dan berkelas dunia dalam pendidikan, penelitian, dan pengembangan radiofarmasi yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memberikan dampak bagi masyarakat pada tahun 2029.
Misi
- Menyelenggarakan pendidikan spesialis farmasi nuklir yang berkualitas dan berdaya saing internasional untuk menghasilkan apoteker spesialis yang kompeten dalam pengembangan, produksi, dan pelayanan farmasi nuklir.
- Mengembangkan penelitian inovatif di bidang radiofarmasi, radiokimia, dan teknologi radionuklida yang berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan pelayanan kedokteran nuklir.
- Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dan pelayanan profesional di bidang farmasi nuklir untuk mendukung peningkatan kualitas diagnosis dan terapi berbasis radionuklida.
- Mengembangkan kolaborasi nasional dan internasional dengan institusi akademik, rumah sakit, industri radiofarmaka, dan lembaga penelitian untuk memperkuat ekosistem pendidikan dan riset farmasi nuklir.
- Menyelenggarakan tata kelola program studi yang profesional, transparan, dan berbasis transformasi digital guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan reputasi akademik.
- Membentuk insan akademik dan profesional farmasi nuklir yang berintegritas, menjunjung tinggi nilai budaya lokal dan nasional dalam konteks praktik global.
Tujuan
- Menghasilkan apoteker spesialis farmasi nuklir yang kompeten, profesional, dan beretika dalam pengelolaan radiofarmaka untuk diagnosis dan terapi berbasis radionuklida.
- Menghasilkan inovasi ilmiah dan teknologi radiofarmasi yang mendukung pengembangan radiofarmaka diagnostik dan terapeutik yang aman, efektif, dan berkelanjutan.
- Meningkatkan kontribusi program studi dalam pelayanan kesehatan masyarakat melalui penerapan farmasi nuklir pada kedokteran nuklir.
- Mengembangkan kapasitas sumber daya manusia dan infrastruktur pendidikan farmasi nuklir berstandar internasional yang mendukung kegiatan pendidikan dan penelitian.
- Mewujudkan tata kelola program studi yang akuntabel, adaptif, dan berbasis digital untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan spesialis.
- Meningkatkan kerja sama strategis nasional dan internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan radiofarmaka.
- Memperkuat reputasi akademik dan profesional program studi farmasi nuklir di tingkat nasional dan global melalui publikasi ilmiah, inovasi teknologi, dan kolaborasi internasional.
Prospek Kerja Lulusan
Lulusan Program Studi Spesialis Farmasi Nuklir diharapkan menjadi Apoteker Spesialis Farmasi Nuklir yang memiliki kompetensi profesional dalam pengelolaan radiofarmasi, meliputi produksi, penjaminan mutu, distribusi, serta penggunaan radiofarmaka untuk kepentingan diagnosis dan terapi pada pelayanan kedokteran nuklir. Lulusan juga diharapkan mampu menerapkan prinsip keselamatan radiasi, regulasi pemanfaatan tenaga nuklir, serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi radiofarmasi. Bidang kerja lulusan Apoteker Spesialis Farmasi Nuklir meliputi fasilitas pelayanan kesehatan, lembaga pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir, industri radiofarmaka, serta lembaga penelitian radionuklida dan radiofarmaka.
Bidang Kerja Apoteker Spesialis Farmasi Nuklir
Mempersiapkan, memproduksi, dan melakukan pengendalian mutu sediaan radiofarmaka yang digunakan secara klinis untuk keperluan: (1) pencitraan atau deteksi (diagnostic imaging), (2) evaluasi fungsi fisiologis atau metabolisme in vivo, dan (3) terapi berbasis radionuklida.
Melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pemanfaatan tenaga nuklir, khususnya yang berkaitan dengan produksi, distribusi, dan penggunaan radiofarmaka sesuai dengan ketentuan keselamatan dan keamanan radiasi.
Terlibat dalam produksi dan pengembangan radioisotop, radiofarmaka, ligan, serta formulasi sediaan radiofarmaka untuk kebutuhan diagnosis dan terapi kedokteran nuklir.
Melakukan penelitian dan pengembangan radioisotop, radiofarmaka, serta teknologi terkait kedokteran nuklir pada lembaga penelitian seperti Badan Riset dan Inovasi Nasional, khususnya pada fasilitas penelitian radioisotop dan radiofarmaka untuk mendukung inovasi diagnostik dan terapi berbasis radionuklida.
Dosen dan Praktisi Pengajar
Program Studi Spesialis Farmasi Nuklir didukung oleh dosen dan praktisi yang memiliki kompetensi di bidang farmasi nuklir, radiokimia, radiofarmasi klinis, proteksi radiasi, serta kedokteran nuklir. Tim pengajar berasal dari Fakultas Farmasi serta praktisi dari instalasi kedokteran nuklir rumah sakit pendidikan seperti RSUP Dr. Hasan Sadikin; RS kanker Dharmais dan peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional. Kolaborasi multidisiplin ini mendukung penyelenggaraan pendidikan yang mengintegrasikan aspek akademik, penelitian, dan praktik profesional di bidang radiofarmasi.
Dosen Tetap
Dosen Praktisi
Laboratorium
Praktek Stase Apoteker Spesialis Farmasi Nuklir dilaksanakan di fasilitas radiofarmasi yang terakreditasi CPOB (BPOM) dan BAPETEN, di antaranya Departemen Kedokteran Nuklir RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung serta Instalasi Kedokteran Nuklir RSK Dharmais Jakarta. Stase juga dilaksanakan di industri radiofarmaka berbasis siklotron.
Layanan Akademik
Sedang diperbaharui.
