Nama Mata Kuliah : Farmakoterapi Gangguan Gastrointestinal dan Terapi Nutrisi
Kode Mata Kuliah : P10A.0404
Semester : IV (Genap)
Bobot Mata Kuliah (SKS) : 2 SKS
Kelas Kuliah/Hari/Jam/Kode Kelas:
Kelas A/Jumát, 10.00-11.40 (GoogleClassroom: kode hqptzfd
Googlemeet: https://meet.google.com/pxv-seup-vni
Kelas B/Rabu, 13.00-14.40 (GoogleClassroom: kode dbmgtq6
Googlemeet: https://meet.google.com/vcm-ctaf-vsr
Kelas C/Senin, 10.00-11.40 (GoogleClassroom: kode ejzgiwl
Googlemeet: https://meet.google.com/zbh-gair-qhx
Deskripsi Mata Kuliah
Mata Kuliah Blok Farmakoterapi Gangguan Gastrointestinal dan Terapi Nutrisi ini diberikan meliputi anatomi dan fisiologi, patofisiologi, farmakologi, farmakoterapi, asuhan kefarmasian gangguan sistem saluran cerna.
Capaian Pembelajaran Program Studi yang dibebankan pada MK
Mampu bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan
Mampu bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri
Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai-nilai humaniora sesuai dengan bidang keahliannya
Mampu mengambil keputusan yang tepat dalam rangka pemecahan masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data
Mampu berkomunikasi dan berkolaborasi secara interpersonal dan interprofessional mengenai praktik kefarmasian
Mampu mengevaluasi diri dan mengelola pembelajaran mandiri dalam upaya meningkatkan kemampuan praktik kefarmasian
Mampu menguasai teori, metode, penerapan anatomi dan fisiologi sistem saluran cerna dan nutrisi, patogenesis penyakit yang mengenai organ tersebut, terapi farmakologis dan nonfarmakologis
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah
Setelah lulus mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan akan mampu:
Menjelaskan tentang anatomi dan fisiologi sistem Saluran Cerna dengan benar (Bloom Taxonomy Cognitive Domain C2);
Menjelaskan tentang patofisiologi penyakit gangguan sistem saluran cerna dengan benar (Bloom Taxonomy Cognitive Domain C2);
menjelaskan tentang farmakoterapi (terapi farmakologi dan terapi non-farmakologi) pada penanganan penyakit gangguan sistem saluran cerna dengan benar (Bloom Taxonomy Cognitive Domain C2);
Mengidentifikasi dan memberikan solusi dengan tepat masalah terkait obat meliputi interaksi, toksisitas, efek samping, ketidak-patuhan dan penyalahgunaan obat (Bloom Taxonomy Cognitive Domain C3);
Melakukan pelayanan swamedikasi meliputi alternatif terapi, dosis obat dan pertimbangan rujukan dokter dengan benar (Bloom Taxonomy Cognitive Domain C4).
Mahasiswa mampu memilih terapi nutrisi yang tepat untuk mengatasi gangguan nutrisi (Bloom Taxonomy Cognitive Domain C4).
