Nama Mata Kuliah : Farmakoterapi Penyakit Infeksi
Kode Mata Kuliah : P10A.0303
Semester : 3
Bobot Mata Kuliah (SKS) : 2
Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini membahas tentang Famakoterapi penyakit infeksi yang meliputi Prinsip infeksi, pemilihan regimen antimikroba, Penggolongan antibiotika dan mekanisme kerja, Kombinasi antibiotik, potensi dan resistensi antibiotik, Farmakoterapi Tuberkulosis, Infeksi HIV-AIDS, Penyakit Infeksi Menular Seksual, Influenza, Imunisasi, dan malaria
Capaian Pembelajaran Program Studi yang dibebankan pada MK
SIKAP
Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
Memiliki karakter Responsible, Excellent, Scientific Rigor, Professional, Encouraging, Creative, dan Trust (RESPECT)
PENGETAHUAN
Mampu menguasai landasan ilmiah dan peningkatan kompetensi diri yang dibutuhkan dalam upaya meningkatkan kemampuan pekerjaan teknis kefarmasian.
KETERAMPILAN UMUM
Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya
Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur
Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data
KETERAMPILAN KHUSUS
Mampu mengevaluasi diri dan mengelola pembelajaran diri sendiri dalam upaya meningkatkan kemampuan praktik kefarmasian
Menguasai teori, metode, aplikasi ilmu, dan teknologi farmasi , konsep dan aplikasi ilmu biomedik , konsep farmakoterapi, pharmaceutical care, pharmacy practice, serta prinsip pharmacerutical calculation, epidemiologi, pengobatan berbasis bukti, dan farmakoekonomi
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah
Setelah mengikuti kuliah Famakoterapi penyakit infeksi, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan dan memahami definisi, patofisiologi, presentasi klinis, diagnosis penyakit infeksi serta dapat memilih regimen obat yang digunakan untuk berbagai penyakit infeksi dengan benar berdasarkan acuan (guideline).
