Ubar Kampung

Oleh Dr. Moelyono, MS, Apt (Doktor Bidang Farmakognosi)

Ubar kampung adalah istilah yang digunakan oleh masyarakat etnik Sunda untuk mendiskripsikan pengertian obat tradisional dalam bahasa Sunda. Ubar berati obat, dan kampung bberarti tempat bermukim masyarakat dalam lingkungan tradisional. Dengan demikian ubar kampung dapat diartikan sebagai obat yang digunakan oleh masyarakat etnik Sunda di pemukiman tradisionalnya. Ubar kampung yang digunakan umumnya berupa tumbuhan atau bagian tumbuhan yang digunakan turun temurun berdasarkan pengalaman empiris. Pengetahuan empiris turun temurun ini diajarkan oleh orang tua kepada anak-cucunya melalui cerita-cerita yang sarat dengan kearifan lokal mengenai pentingnya kelestarian alam untuk kesejahteraan manusia, termasuk dalam pemeliharaan kesehatan. Kearifan lokal ini melahirkan kesadaran bahwa “alam adalah anugrah yang harus dipelihara, bukan untuk dirusak atau dihancurkan” Di tengah era modernisasi, pengetahuan masyarakat etnik Sunda masih tetap jumawa dengan falsafah ubar kampungnya.

Masyarakat etnik ini sangat akrab dengan alam dan lingkungannya, sehingga untuk mengatasi gangguan kesehatan mereka begitu percaya menyerahkan penyembuhannya kepada Sang Pencipta melalui alam lingkungannya. Manusia dalah bagian dari alam, sehingga sebagai komponen alam harus mengikutin hukum alam. Hukum alam pada  hekatnya adalah keseimbangan, sehingga keseimbangan isi alam harus tetap terpelihara. Itulah kata mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jl. Raya Bandung Sumedang KM 21, Jatinangor 45363 - Indonesia Telepon: (022) 7796200 Faksimile: (022) 7796200
Contact Us: farmasi@unpad.ac.id