Seminar, Workshop dan Pameran “Pharmapreneurship” “Pharmapreneurship” Seminar, Workshop and Exhibition

Era globalisasi dalam lingkungan perdagangan bebas antar negara, membawa dampak ganda, satu sisi membuka kesempatan kerjasama seluas luasnya antar negara, disisi lain menimbulkan persaingan ketat dan tajam. Peningkatan daya saing dan keunggulan kompetitif yang didukung SDM yang handal menjadi syarat mutlak dalam memenangkan persaingan tersebut.

Kendati demikian, salah satu hal penting yang dibutuhkan di Indonesia saat ini dalah penggerak motor roda perekonomian. Salah satu roda penggerak ekonomi itu adalah kalangan entrepreneur yang dikenal dengan wirausahawan.

Saat ini, kelompok entrepreneur di Indonesia jumlahnya baru sekitar 0,18% dari jumlah penduduk. Dibandingkan dengan negara lain, jumlah tersebut sangatlah kecil. Amerika Serikat misalnya, Negara Adidaya tersebut memiliki sekitar 11% entrepreneur dari total jumlah penduduknya, China dan Inggris masing-masing 6% dan 4% dari jumlah penduduknya.

Seharusnya jumlah entrepreneur di Indonesia bisa lebih besar dari yang ada saat ini, apalagi pemerintah sudah memberikan banyak kemudahan bagi mereka yang mau berwirausaha mandiri. Salah satu sektor usaha yang memungkinkan tumbuhnya kalangan entrepreneur baru adalah lingkungan kefarmasian dan kesehatan “Pharmapreneurship”. Banyak hasil penelitian dari kampus yang berpotensi bisnis dan dapat dikembangkan oleh entrepreneur pemula dan yang sudah memiliki jaringan usaha yang luas. Potensi usaha terkait farmasi yang dapat dikembangkan antara lain.

Oleh karena itu, Fakultas Farmasi, BEM, IAI Jabar dan IKA Komisariat Fakultas Farmasi berencana mengadakan Seminar, Workshop dan Pameran “Pharmapreneurship”.

Informasi lengkap kunjung website

http://farmasi.unpad.ac.id/pharmapreneur/

Era globalisasi dalam lingkungan perdagangan bebas antar negara, membawa dampak ganda, satu sisi membuka kesempatan kerjasama seluas luasnya antar negara, disisi lain menimbulkan persaingan ketat dan tajam. Peningkatan daya saing dan keunggulan kompetitif yang didukung SDM yang handal menjadi syarat mutlak dalam memenangkan persaingan tersebut.

Kendati demikian, salah satu hal penting yang dibutuhkan di Indonesia saat ini dalah penggerak motor roda perekonomian. Salah satu roda penggerak ekonomi itu adalah kalangan entrepreneur yang dikenal dengan wirausahawan.

Saat ini, kelompok entrepreneur di Indonesia jumlahnya baru sekitar 0,18% dari jumlah penduduk. Dibandingkan dengan negara lain, jumlah tersebut sangatlah kecil. Amerika Serikat misalnya, Negara Adidaya tersebut memiliki sekitar 11% entrepreneur dari total jumlah penduduknya, China dan Inggris masing-masing 6% dan 4% dari jumlah penduduknya.

Seharusnya jumlah entrepreneur di Indonesia bisa lebih besar dari yang ada saat ini, apalagi pemerintah sudah memberikan banyak kemudahan bagi mereka yang mau berwirausaha mandiri. Salah satu sektor usaha yang memungkinkan tumbuhnya kalangan entrepreneur baru adalah lingkungan kefarmasian dan kesehatan “Pharmapreneurship”. Banyak hasil penelitian dari kampus yang berpotensi bisnis dan dapat dikembangkan oleh entrepreneur pemula dan yang sudah memiliki jaringan usaha yang luas. Potensi usaha terkait farmasi yang dapat dikembangkan antara lain.

Oleh karena itu, Fakultas Farmasi, BEM, IAI Jabar dan IKA Komisariat Fakultas Farmasi berencana mengadakan Seminar, Workshop dan Pameran “Pharmapreneurship”.

Informasi lengkap kunjung website

http://farmasi.unpad.ac.id/pharmapreneur/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jl. Raya Bandung Sumedang KM 21, Jatinangor 45363 - Indonesia Telepon: (022) 7796200 Faksimile: (022) 7796200
Contact Us: farmasi@unpad.ac.id