Roni Yanwar dan Yulianti Sodikin Lolos Final Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berprestasi Nasional 2013

Dua orang tenaga kependidikan Unpad berhasil menjadi finalis dalam Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berprestasi Tingkat Nasional Sesuai BNSP Tahun 2013. Mereka ialah Yulianti Sodikin, Pustakawan Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad, dan Roni Yanwar Maulana, Staf Pengelola Keuangan Fakultas Farmasi Unpad.

Saat diwawancarai, Yulianti dan Roni mengungkapkan perasaannya. Keduanya tidak menyangka bisa lolos dalam seleksi Pemilihan yang digelar oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) tersebut. Di sisi lain, menjadi finalis tidaklah mudah, karena harus siap menghadapi tantangan persaingan pada saat presentasi yang akan dilaksanakan pada tanggl 5 Juli mendatang di Jakarta.

“Tidak mudah memang bersaing sambil membawa nama Unpad. Kami hanya bisa berdoa dan kalau menurut ilmunya Allah kita siap menang, ya Alhamdulillah. Tapi kalau belum waktunya, ya gakapa-apa juga, segera evaluasi dan tetap tingkatkan kualitas. Jadi, kalau mind set-nya dari sisi itu, rasanya tenang aja,” ujar Yulianti saat diwawancarai Humas Unpad, Rabu (03/07).

“Memang berat, tapi justru dengan menjadi finalis dapat memotivasi rekan-rekan pegawai lainnya untuk mampu meningkatkan kinerjanya,” kata Roni menambahkan.

Sederet persiapan pun dilakukan keduanya. Mulai dari persiapan administrasi, materi presentasi, hingga kesiapan melakukan presentasi dan mental. Keduanya sendiri sudah memiliki materi yang siap dipresentasikan.

Roni sendiri akan membawakan presentasi mengenai Sistem Informasi Keuangan. Sistem tersebut berfungsi untuk memudahkan rekapitulasi data-data keuangan, khususnya di Fakultas Farmasi.

“Awalnya, sistem ini dibuat karena tingginya volume kerja di bagian keuangan Fakultas Farmasi. Ide saya ini kemudian dibuat oleh rekan-rekan lain. Fungsinya, untuk memudahkan rekap data keuangan secara cepat, tepat, dan akurat,” jelas Roni.

Lebih lanjut Roni menambahkan, keunggulan dari sistem ini dapat mewakili semua permintaan pelaporan keuangan dari universitas. Roni mengambil contoh, untuk mengetahui rekapitulasi pajak per orang, Roni tinggal mengetik nama orang yang akan direkapitulasi.

“Sistem ini tidak membutuhkan waktu yang lama, tinggal ketika nama orang, lalu keluar semua data rekapitulasi pajak, pendapatan, dan lain-lain yang terkait dengan keuangan. Tidak sampai hitungan menit data sudah keluar. Sistem ini juga mencakup data keuangan lainnya,” ujar Roni.

Sementara itu, Yulianti akan membawakan presentasi mengenai sistem pengecekan draft skripsi untuk mahasiswa yang akan melaksanakan sidang Usmas/Skripsi. Sebagai seorang pustakawan dan anggota Tim Komite Literasi Informasi Unpad, sistem ini digunakan untuk mengatisipasi perilaku plagiat agar tidak terjadi.

“Ada dua hal yang kami cek melalui sistem ini, yaitu imilarity, kesamaan content dengan publikasi lain yang sudah dipublikasikan di internet. Kedua, gaya selingkung dan cara pengutipan (citation style) untuk setiap program studi/bidang ilmu berbeda. Hal ini menjadi sangat penting diperhatikan, terutama ketika kita ingin menembus publikasi internasional,” jelas Yulianti.

Keduanya berharap, melalui presentasi yang akan mereka bawakan dapat meningkatkan kualitas Unpad. “Kami berharap akan menang dalam pemilihan ini. Tentunya, kami akan berusaha jauh lebih baik,” ujar Roni.

Roni dan Yulianti pun mengharapkan dukungan penuh dari seluruh civitas akademika Unpad agar keduanya bisa lebih optimis bersaing dengan finalis lainnya dalam ajang tersebut. “Kita mengharapkan doa dari teman-teman semua, semoga kami bisa mengangkat nama Unpad,” ujar keduanya.

Selamat berkompetisi! *

Laporan oleh: Arief Maulana / eh *

Sumber: unpad.ac.id

Jl. Raya Bandung Sumedang KM 21,
Jatinangor 45363 - Indonesia
Contact Us:
farmasi@unpad.ac.id