Pharmacopeia 2016 Fakultas Farmasi UNPAD

[Farmasi.unpad.ac.id, 8/11/2016] Pharmacopeia (Padjadjaran Pharmacy Competition and Seminar) 2016 merupakan acara nasional tahunan persembahan dari Fakultas Farmasi dan BEM Kemafar Universitas Padjadjaran yang didalamnya mengangkat isu kefarmasian. Tahun ini, Pharmacopeia mengusung tema besar “Masa Depan Obat Indonesia”, dimana terdapat pembahasan tentang pengembangan IPTEK maupun pengembangan riset dalam hal produksi dan pelayanan obat-obat generasi baru.

Pharmacopeia terdiri dari berbagai macam kegiatan didalamnya, diantaranya seminar nasional kefarmasian, lomba debat nasional kefarmasian, lomba karya tuis ilmiah nasional (LKTIN), lomba cerdas cermat farmasi, dan lomba compounding and dispensing. Pharmacopeia dilaksanakan selama dua hari yaitu pada tanggal 5 dan 6 November 2016, bertempat di Bandung dan Jatinangor. Pada hari pertama, dilaksanakan seminar nasional kefarmasian di gedung Prof. Eycman dan penyisihan 8 besar peserta lomba debat nasional kefarmasian di gedung Fakultas Farmasi Unpad, Jatinangor.

Seminar Nasional Kefarmasian Pharmacopeia 2016 mengusung tema “Tantangan Dunia Farmasi Indonesia dalam Riset dan Pengembangan Obat-obat Generasi Baru”. Seminar yang bernilai 5 SKP ini diikuti oleh 359 peserta yang terdiri dari mahasiswa D3, S1, S2, mahasiswa profesi apoteker, dan praktisi kefarmasian. Seminar nasional kefarmasian ini diisi oleh ibu Dra. R. Dettie Yulianti, Apt., M.Si. selaku Direktur Pelayanan Kefarmasian Kementerian Kesehatan RI sebagai keynote speaker. Beliau memberikan materi pada seminar nasional kefarmasian Pharmacopeia 2016 mengenai Urgensi & Kebutuhan Klinis Terhadap Obat Generasi Baru.

img_6547

Kemudian selain keynote speaker, Pharmacopeia 2016 juga menghadirkan pembicara-pembicara yang penting dan juga ahli di bidangnya masing-masing, diantaranya:

  1. Dr. rer. Nat. Chaidir, Apt. selaku Kepala Program Teknologi Biofarmasetika, Badan Pengkajian, dan Penerapan Teknologi yang memberikan materi Obat-obat Generasi Baru sebagai Bentuk Kemajuan Dunia Industri Farmasi
  2. Mas Rahman Roestan, S.Si., Apt., M.B.A. selaku Corporate Secretary Biofarma (Persero) yang memberikan materi Produksi Obat Generasi Baru Biofarmaseutikal untuk Menunjang Efektivitas Terapi
  3. Dewi Mulyati, M.Si. selaku Direktur Utama PT. Prodia Widyahusada yang memberikan materi Farmakogenomik-Tantangan Pengobatan Generasi Baru
  4. Verdi Budidarmo selaku Direktur Utama Kimia Pharma Sungwun Pharmacopia yang memberikan materi Kemandirian Produksi Bahan Baku Obat Generasi Baru untuk Menunjang Obat Generasi Baru
  5. Dika Pramita Destiani, M.Farm., Apt. selaku Dosen dan Praktisi Farmasi Klinis yang memberikan materi Respon Farmasi Klinik terhadap Penggunaan Obat Generasi Baru di Indonesia.

 

img_6589 img_6320

 

Pada hari yang sama dilaksanakan pula babak penyisihan 8 besar peserta lomba debat nasional kefarmasian dengan peserta dari Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Univesitas Padjadjaran, Universitas Indonesia,dan Universitas Brawijaya. Lomba yang dilaksanakan di kampus Unpad Jatinangor ini kemudian meloloskan 4 tim untuk melaju ke babak semifinal. 4 tim tersebut adalah Tim A (UI), Tim D (UB), Tim E (Unpad), dan Tim G (UGM). Keempat tim yang lolos kemudian melanjutkan perjuangannya pada hari Kedua (6 November 2016).

img_3318

Pada hari kedua di lomba debat nasional kefarmasian, kembali diloloskan 2 tim untuk melaju ke babak final yaitu Tim E (Unpad) dan Tim G (UGM) untuk memperebutkan gelar juara. Final debat dilaksanakan dengan mosi “Go Med: Sistem yang Terbukti Mengurangi Aktivitas Pelayanan Kefarmasian” yang akhirnya memberikan gelar juara pada Tim G (UGM).  Juara II kemudian diklaim oleh Tim E (Unpad) dan Juara III diklaim oleh Tim A (UI).  Selain gelar juara, lomba debat nasional kefarmasian juga memberikan pada 3 best speaker, yaitu Armareza (Best Speaker 1), Agung Rizky (Best Speaker 2), dan Faisal Bemte (Best Speaker 3).

087

088-1

Di hari kedua tidak hanya dilaksanakan semifinal dan final debat, melainkan dilaksanakan pula rangkaian lomba lain, diantaranya Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN). LKTIN diikuti oleh 9 finalis dari berbagai Universitas yang sebelumnya telah lolos dari seleksi berkas. Perlombaan ini diisi oleh presentasi mengenai karya tulis ilmiahnya di Auditorium gedung Dekanat Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran.

dsc_0150

065 064 063

LKTIN kemudian memberikan gelar juara pada Tim dari Universitas Ma Chung dengan ketua kelompok Rexsy Aprino Sanggen, kemudian diikuti oleh Universitas Indonesia dengan ketua kelompok Fatin Mutiara Dani, dan Universitas Andalas dengan ketua kelompok Refsya Azanti Putri.

Kemudian dilaksanakan pula lomba compounding and dispensing (CnD) di Lab. Farmasetika  gedung Laboratorium 1 yang diikuti oleh 33 peserta dari berbagai universitas. Compounding and dispensing terdiri dari kegiatan pelayanan informasi obat (PIO) dan pembuatan sediaan farmasetika. CnD kemudian memberikan gelar juara pada Sylvia Permata Sari (universitas Padjadjaran), yang diikuti oleh Ni Luh Putu Melina Ulandari (Universitas Sanata Dharma) sebagai juara II, dan Desi Dina Hanifah (Universitas Padjadjaran) sebagai juara III.

dscf1503 dscf1490

Lomba yang terakhir adalah lomba cerdas cermat farmasi untuk SMK Farmasi se-Jawa. LCCF diikuti oleh 30 tim dari berbagai SMK yang kemudian menjalani tahapan-tahapan lomba diantaranya seleksi tertulis, seleksi langsung, semifinal, dan final. Lomba yang dilaksanakan di Gedung Laboratorium 2 Fakultas Farmasi Unpad dan Bale Rucita Gedung Rektorat Unpad ini kemudian memberikan gelar juara pada SMK BPK Penabur dengan skor 900 poin, diikuti oleh SMK YPF Bandung (skor 875 poin) sebagai juara II dan SMKF Avicenna Cileungsi (skor 400 poin) sebagai juara III.

img_2007 img_1997

Rangkaian acara Pharmacopeia 2016 ditutup di hari yang sama (6 November 2016) di Bale Sawala Gedung Rektorat Unpad dengan penampilan dari Paduan Suara Mahasiswa Farmasi, Bengkel Seni Dongkrak (BSD), dan pemutaran video rangkuman kegiatan Pharmacopeia 2016. Pharmacopeia 2016 tidak dapat berjalan dan terselenggarakan tanpa bantuan dari pihak-pihak sponsor seperti PT. Biofarma (Persero), PT. Kimia Farma (Persero) Tbk., PT. Pertamina Lubricants, Uber Indonesia, Marina, Pocari Sweat, Sky Land City Apartment, Pola Catering, Frisian Flag, dan Copa Jatinangor. Selain itu, didukung pula oleh media partner PT. Kompas Media Nusantara dan Info Mahasiswa Unpad.

Jl. Raya Bandung Sumedang KM 21,
Jatinangor 45363 - Indonesia
Contact Us:
farmasi@unpad.ac.id