Tentang Kami

Program Pascasarjana Ilmu Farmasi terdiri atas Program Studi Doktor Farmasi dan Program Studi Magister Farmasi. Program Studi Magister Farmasi berstatus Akreditasi A dari LAM-PTKes dengan No. SK. 0824/LAM-PTKes/Akr/Mag/XII/2017, sedangkan Program Studi Doktor Farmasi berstatus Akreditasi B dari LAM-PTKes dengan no SK. 0825/LAM-PTKes/Akr/Dok/XII/2017.

PROGRAM STUDI DOKTOR FARMASI (PSDF)

Visi Program Studi :

Menjadi Program Studi Doktor Farmasi yang Unggul dalam Riset dan Inovasi yang Berdaya Saing Internasional pada Tahun 2024 berlandaskan Pola Ilmiah Pokok Unpad.

Keunggulan visi PSD Farmasi Fakultas Farmasi Unpad adalah Riset dan Inovasi yang berlandaskan :

  1. Pola Ilmiah Pokok (PIP) Unpad, yaitu Bina Mulia Hukum dan Lingkungan dalam Pembangunan Nasional.
  2. Karakter RESPECT (Responsible, Excellent, Scientific Rigor, Professionalism, Encouraging, Creative and Trust)
  3. Nilai-nilai adiluhung budaya Sunda.

 

Misi Program Studi

Misi PSD Farmasi Fakultas Farmasi Unpad (2016-2019) :

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat berbasis riset yang mampu memenuhi tuntutan masyarakat pengguna jasa pendidikan doktor farmasi
  2. Meningkatkan kualitas penelitian yang berdaya saing regional dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta tuntutan pengguna jasa pendidikan doktor farmasi
  3. Meningkatkan pengabdian masyarakat di Jawa Barat berdasarkan inovasi-inovasi penelitian yang dapat digunakan untuk peningkatan Indeks Pembangunan Manusia
  4. Terwujudnya kemaslahatan bersama melalui konsep pentahelix
  5. Menyelenggarakan pengelolaan pendidikan doktor farmasi yang profesional dan akuntabel untuk meningkatkan citra perguruan tinggi yang unggul di tingkat regional

 

Tujuan PSD Farmasi Fakultas Farmasi Unpad (2016-2019):

  1. Tercapainya lulusan Program Studi Doktor Farmasi berdaya saing regional dalam penelitian dengan minat:
    1. Bidang Farmasetika dan Teknologi Farmasi
    2. Bidang Pemastian mutu dalam Analisis Farmasi
    3. Bidang Penemuan dan perancangan Obat dalam Kimia Medisinal
    4. Bidang produksi dan pengembangan senyawa pemandu atau senyawa bioaktif dalam farmakologi dan bahan alam
    5. Bidang pelayanan farmasi komunitas dan klinik berserta manajemennya
    6. Bahan alam Farmasi yang menjunjung budaya lokal  dan budaya nasional dalam keragamanan budaya dunia
  2. Tercapainya hasil riset dan inovasi unggul di bidang farmasi secara nasional maupun regional dilandasi Pola Ilmiah Pokok Unpad berupa publikasi ilmiah yang bereputasi, paten, buku ajar berbasis hasil penelitian, produk inovatif, dan prototipe untuk kemaslahatan masyarakat
  3. Terlaksananya luaran riset dalam peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat khususnya di Jawa Barat umumnya di tingkat regional untuk peningkatan IPM
  4. Terwujudnya kerjasama-kerjasama penelitian dengan stake holder, Universitas di tingkat Internasional dan terbangunnya kerjasama pentahelix dalam hilirisasi hasil penelitian
  5. Terbangunnya sumber daya pendukung keunggulan akademik farmasi yang profesional dan akuntabel

 

Berdasarkan atas visi misi serta profil lulusan PSD Farmasi tersebut, maka PSD Farmasi UNPAD merumuskan kompetensi berupa sikap, keterampilan umum, pengetahuan dan keterampilan khusus.

 

Pembelajaran/kompetensi yang meliputi aspek sikap yaitu :

  1. Bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religious
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika
  3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban berdasarkan Pancasila
  4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain
  6. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan
  7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara ;
  8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik
  9. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri;
  10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan
  11. Memiliki karakter Responsible, Excellent, Scientific Rigor, Professional, Encouraging, Creative, dan Trust (RESPECT).
  12. Mampu menjunjung tinggi nilai-nilai adiluhung budaya lokal dan budaya nasional dalam keragaman budaya dunia

Kompetensi yang mencakup aspek keterampilan umum yaitu :

  1. Mampu menemukan atau mengembangkan teori/konsepsi/ gagasan ilmiah baru, memberikan kontribusi pada pengembangan serta pengamalan ilmu pengetahuan dan/atau teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora di bidang keahliannya, dengan menghasilkan penelitian ilmiah berdasarkan metodologi ilmiah, pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif;
  2. Mampu menyusun penelitian interdisiplin, multidisiplin atau transdisiplin, termasuk kajian teoretis dan/atau eksperimen pada bidang keilmuan, teknologi, seni dan inovasi yang dituangkan dalam bentuk disertasi, dan makalah yang telah diterbitkan di jurnal internasional bereputasi;
  3. Mampu memilih penelitian yang tepat guna, terkini, termaju, dan memberikan kemaslahatan pada umat manusia melalui pendekatan interdisiplin, multidisiplin, atau transdisiplin, dalam rangka mengembangkan dan/atau menghasilkan penyelesaian masalah di bidang keilmuan, teknologi, seni, atau kemasyarakatan, berdasarkan hasil kajian tentang ketersediaan sumberdaya internal maupun eksternal;
  4. Mampu mengembangkan peta jalan penelitian dengan pendekatan interdisiplin, multidisiplin, atau transdisiplin, berdasarkan kajian tentang sasaran pokok penelitian dan konstelasinya pada sasaran yang lebih luas;
  5. Mampu menyusun argumen dan solusi keilmuan, teknologi atau seni berdasarkan pandangan kritis atas fakta, konsep, prinsip, atau teori yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan etika akademik, serta mengkomunikasikannya melalui media massa atau langsung kepada masyarakat;
  6. Mampu menunjukkan kepemimpinan akademik dalam pengelolaan, pengembangan dan pembinaan sumberdaya serta organisasi yang berada dibawah tanggung jawabnya;
  7. Mampu mengelola, termasuk menyimpan, mengaudit, mengamankan, dan menemukan kembali data dan informasi hasil penelitian yang berada dibawah tanggung jawabnya; dan
  8. Mampu mengembangkan dan memelihara hubungan kolegial dan kesejawatan di dalam lingkungan sendiri atau melalui jaringan kerjasama dengan komunitas peneliti diluar lembaga.

 

PROGRAM STUDI MAGISTER FARMASI (PSMF)

Visi PSMF Fakultas Farmasi Unpad :

Menjadi PS Magister Farmasi yang Unggul dalam Riset dan Berdaya Saing Internasional pada Tahun 2024.

 

Misi PSMF Fakultas Farmasi Unpad (2015-2019) :                    

  1. Menyelenggarakan pendidikan magister farmasi berbasis riset yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memenuhi tuntutan masyarakat pengguna.
  2. Menyelenggarakan pengelolaan Program Studi Magister Farmasi yang profesional, akuntabel dan berdaya saing regional.
  3. Menyelenggarakan riset yang berorientasi pada publikasi ilmiah, produk inovatif dan kebijakan unggul di bidang farmasi.
  4. Menyelenggarakan pelayanan/pengabdian pada masyarakat dengan memanfaatkan hasil riset di bidang farmasi.
  5. Menyelenggarakan kerjasama di bidang farmasi melalui kosep pentaheliks.

 

Tujuan PSMF Fakultas Farmasi Unpad (2015-2019):

  1. Menghasilkan insan akademik di bidang farmasi yang kompeten, berkarakter RESPECT (Responsible, Excellent, Scientific Rigor, Professional, Encouraging, Creative dan Trust) serta menjunjung tinggi keluhuran budaya Sunda dan budaya nasional dalam keragaman budaya dunia.
  2. Mewujudkan pengelolaan Program Studi Magister Farmasi yang profesional, akuntabel serta bereputasi unggul di kawasan regional.
  3. Meningkatkan kapasitas riset dan inovasi unggul di bidang farmasi yang dilandasi Pola Ilmiah Pokok (PIP) Unpad.
  4. Mewujudkan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat dengan memanfaatkan hasil riset di bidang farmasi.
  5. Mewujudkan kemaslahatan bersama di bidang farmasi melalui konsep pentaheliks

 

Kompetensi lulusan Program Studi Magister Farmasi/PSMF Fakultas Farmasi Universitas Padjadajaran terdiri dari :

 

KOMPETENSI UTAMA

Kompetensi utama lulusan PSMF Fakultas Farmasi Unpad disesuai dengan visi dan misi PSMF, capaian pembelajaran (CP) dari Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI),  Lampiran Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 tentang SNPT dan masukan dari pakar farmasi dan kemajuan ipteks di bidang farmasi.  Kompetensi utama terdiri atas:

 

A. Konsentrasi Analisis Farmasi dan Kimia Medisinal

Penguasaan aspek pengetahuan/keilmuan yaitu :

  1. Mampu memecahkan permasalahan sains dan teknologi di bidang kefarmasian, khususnya bidang analisis farmasi dan kimia medisinal, menggunakan pendekatan inter atau multidisipliner yang bertumpu pada konsep teoritis ilmu-ilmu kefarmasian dan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
  2. Mampu mengidentifikasi, menganalisis dan merumuskan strategi pemecahan masalah dalam pengembangan dan penggunaan perbekalan kefarmasian serta produk terkait dengan kesehatan.
  3. Mampu mengidentifikasi, menganalisis dan merumuskan strategi pemecahan masalah terkait dengan pekerjaan kefarmasian.

 

Aspek keterampilan khusus yaitu :

  1. Mampu mengembangkan dan memperdalam sains dan teknologi di bidang kefarmasian melalui riset, sehingga menghasilkan karya ilmiah yang inovatif, aplikatif, dan mendapatkan pengakuan secara nasional maupun internasional.
  2. Mampu mengelola program riset dasar maupun terapan di bidang kefarmasian dengan memanfaatkan sains dan teknologi untuk membangun jejaring riset pada tingkat nasional maupun internasional.
  3. Mampu mengelola program riset yang terkait dengan pengembangan dan penggunaan perbekalan kefarmasian serta produk terkait dengan kesehatan.
  4. Mampu mengelola produksi dan quality assurance/quality control sediaan obat atau obat bahan alam di industri secara professional, dengan ketajaman analisis permasalahan dan keterampilan dalam pemecahan masalah.
  5. Mampu dan handal melakukan penelitian dan pengembangan obat atau obat bahan alam di industri dan lembaga penelitian, dalam rangka drug discovery and product development.
  6. Mampu melakukan uji penjaminan mutu sediaan obat dan obat bahan alam dengan daya analisisnya yang tajam di industri, lembaga penelitian, dan perguruan tinggi.
  7. Mampu mengimplementasikan keilmuannya dalam proses belajar-mengajar di perguruan tinggi.

 

B. Konsentrasi Farmasetika dan Teknologi Farmasi

Penguasaan aspek pengetahuan/keilmuan yaitu :

  1. Mampu memecahkan permasalahan sains dan teknologi di bidang kefarmasian, khususnya bidang farmasetika dan teknologi farmasi, menggunakan pendekatan inter atau multidisipliner yang bertumpu pada konsep teoritis ilmu-ilmu kefarmasian dan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
  2. Mampu mengidentifikasi, menganalisis dan merumuskan strategi pemecahan masalah dalam pengembangan dan penggunaan perbekalan kefarmasian serta produk terkait dengan kesehatan.
  3. Mampu mengidentifikasi, menganalisis dan merumuskan strategi pemecahan masalah terkait dengan pekerjaan kefarmasian.

 

Aspek keterampilan khusus yaitu :

  1. Mampu mengembangkan memperdalam sains dan teknologi di bidang kefarmasian melalui riset, sehingga menghasilkan karya ilmiah yang inovatif, aplikatif, dan mendapatkan pengakuan secara nasional maupun internasional .
  2. Mampu mengembangkan ilmu dan teknologi kefarmasian dalam hal sediaan farmasi yang mencakup bahan obat, obat, obat tradisional, dan kosmetika serta produk terkait dengan kesehatan (makanan minuman, alat kesehatan dan diagnostik) melalui riset dan didiseminasikan dalam pertemuan ilmiah, baik nasional maupun internasional dan/ atau dipublikasikan minimal pada jurnal nasional terakreditasi atau jurnal Internasional.
  3. Mampu mengelola program riset dasar maupun terapan di bidang kefarmasian dengan memanfaatkan sains dan teknologi untuk membangun jejaring riset pada tingkat nasional maupun internasional.
  4. Mampu mengelola program riset yang terkait dengan pengembangan dan penggunaan perbekalan kefarmasian serta produk terkait dengan kesehatan.
  5. Mampu mengelola produksi dan quality assurance/quality control sediaan obat atau obat bahan alam di industri secara professional, dengan ketajaman analisis permasalahan dan keterampilan dalam pemecahan masalah.
  6. Mampu dan handal melakukan penelitian dan pengembangan obat atau obat bahan alam di industri dan lembaga penelitian dalam rangka drug discovery and product evelopment.
  7. Mampu melakukan uji penjaminan mutu sediaan obat dan obat bahan alam dengan daya analisisnya yang tajam di industri, lembaga penelitian, dan perguruan tinggi.
  8. Mampu mengimplementasikan keilmuannya dalam proses belajar-mengajar di perguruan tinggi.

 

C. Konsentrasi Biologi Farmasi

Penguasaan aspek pengetahuan/keilmuan yaitu :

  1. Mampu memecahkan permasalahan sains dan teknologi di bidang kefarmasian khususnya bidang biologi farmasim menggunakan pendekatan inter atau multidisipliner yang bertumpu pada konsep teoritis ilmu-ilmu kefarmasian dan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
  2. Mampu mengidentifikasi, menganalisis dan merumuskan strategi pemecahan masalah dalam pengembangan dan penggunaan perbekalan kefarmasian serta produk herbal yang terkait dengan kesehatan.
  3. Mampu mengidentifikasi, menganalisis dan merumuskan strategi pemecahan masalah terkait dengan pekerjaan kefarmasian.

 

Aspek keterampilan khusus yaitu :

  1. Mampu mengembangkan memperdalam sains dan teknologi di bidang kefarmasian melalui riset, sehingga menghasilkan karya ilmiah yang inovatif, aplikatif, dan mendapatkan pengakuan secara nasional maupun internasional .
  2. Mampu mengembangkan ilmu dan teknologi kefarmasian, dalam hal sediaan farmasi, yang mencakup bahan obat, obat, obat tradisional, dan kosmetika serta produk terkait dengan kesehatan (makanan minuman, alat kesehatan dan diagnostik) melalui riset dan didiseminasikan dalam pertemuan ilmiah, baik nasional maupun internasional dan atau dipublikasikan minimal pada jurnal nasional terakreditasi atau jurnal Internasional.
  3. Mampu mengelola program riset dasar maupun terapan di bidang kefarmasian dengan memanfaatkan sains dan teknologi untuk membangun jejaring riset pada tingkat nasional maupun internasional.
  4. Mampu mengelola program riset yang terkait dengan pengembangan dan penggunaan perbekalan kefarmasian serta produk terkait dengan kesehatan.
  5. Mampu mengelola produksi dan quality assurance/quality control sediaan obat atau obat bahan alam di industri secara profesional, dengan ketajaman analisis permasalahan dan keterampilan dalam pemecahan masalah.
  6. Mampu dan handal melakukan penelitian dan pengembangan obat atau obat bahan alam di industri dan lembaga penelitian dalam rangka drug discovery and product development.
  7. Mampu melakukan uji penjaminan mutu sediaan obat dan obat bahan alam dengan daya analisisnya yang tajam di industri, lembaga penelitian, dan perguruan tinggi.
  8. Mampu mengimplementasikan keilmuannya dalam proses belajar-mengajar di perguruan tinggi.

 

D. Konsentrasi Farmakologi

Penguasaan aspek pengetahuan/keilmuan yaitu :

  1. Mampu memecahkan permasalahan sains dan teknologi di bidang kefarmasian, khususnya bidang farmakologi, menggunakan pendekatan inter atau multidisipliner yang bertumpu pada konsep teoritis ilmu-ilmu kefarmasian dan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
  2. Mampu mengidentifikasi, menganalisis dan merumuskan strategi pemecahan masalah dalam pengembangan obat dan penggunaan perbekalan kefarmasian serta produk yang terkait dengan kesehatan.
  3. Mampu mengidentifikasi, menganalisis dan merumuskan strategi pemecahan masalah terkait dengan pekerjaan kefarmasian.

 

Aspek keterampilan khusus yaitu :

  1. Mampu mengembangkan memperdalam sains dan teknologi di bidang kefarmasian melalui riset, sehingga menghasilkan karya ilmiah yang inovatif, aplikatif, dan mendapatkan pengakuan secara nasional maupun internasional .
  2. Mampu mengembangkan ilmu dan teknologi kefarmasian, dalam hal sediaan farmasi, yang mencakup bahan obat, obat, obat tradisional, dan kosmetika serta produk terkait dengan kesehatan (makanan minuman, alat kesehatan dan diagnostik) melalui riset dan didiseminasikan dalam pertemuan ilmiah, baik nasional maupun internasional dan atau dipublikasikan minimal pada jurnal nasional terakreditasi atau jurnal Internasional.
  3. Mampu mengelola program riset dasar maupun terapan di bidang kefarmasian dengan memanfaatkan sains dan teknologi untuk membangun jejaring riset pada tingkat nasional maupun internasional.
  4. Mampu mengelola program riset yang terkait dengan pengembangan dan penggunaan perbekalan kefarmasian serta produk terkait dengan kesehatan.
  5. Mampu dan handal melakukan penelitian dan pengembangan obat atau obat bahan alam di industri dan lembaga penelitian dalam rangka drug discovery and product development.
  6. Mampu melakukan evaluasi khasiat dan keamanan praklinik sediaan obat dan obat bahan alam secara aktif di industri, lembaga penelitian, dan perguruan tinggi.
  7. Mampu berpartisipasi/berkontribusi aktif dalam uji klinik sediaan obat dan obat bahan alam dengan tim medis di rumah sakit.
  8. Mampu melakukan uji penjaminan mutu sediaan obat dan obat bahan alam dengan daya analisisnya yang tajam di industri, lembaga penelitian, dan perguruan tinggi.
  9. Mampu mengimplementasikan keilmuannya dalam proses belajar-mengajar di perguruan tinggi.

 

KOMPETENSI PENDUKUNG

Kompetensi pendukung lulusan PSMF Fakultas Farmasi Unpad telah sesuai sikap dan keterampilan umum magister yang tercantum dalam Lampiran Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 tentang SNPT.  Kompetensi pendukung terdiri atas :

Sikap  :

  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius.
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas kefarmasia berdasarkan agama, moral dan etika.
  3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila.
  4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa.
  5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain, terutama di bidang farmasi.
  6. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
  7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
  8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik.
  9. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.
  10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan, terutama di bidang farmasi.

 

Keterampilan Umum :

  1. Mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam ilmu pengetahuan dan teknologi kefarmasian melalui penelitian ilmiah serta menyusun konsepsi ilmiah dari hasil kajiannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam bentuk tesis yang diseminasikan dalam pertemuan ilmiah, baik nasional maupun internasional dan/atau dipublikasikan minimal dalam jurnal nasional terakreditasi atau jurnal internasional.
  2. Mampu menyusun dan mengkomunikasikan ide, hasil pemikiran dan argumen saintifik secara bertanggung jawab dan didasarkan pada etika akademik melalui media kepada masyarakat akademik dan masyarakat luas.
  3. Mampu mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah pengembangan ilmu, pengetahuan dan teknologi kefarmasian berdasarkan kajian analisis atau eksperimental terhadap informasi dan data.
  4. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.
  5. Mampu meningkatkan kapasitas belajar secara mandiri.
  6. Mampu mengelola, mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan kolega dan sejawat di dalam lembaga atau organisasi keilmuan.
  7. Mampu mengidentifikasi bidang keilmuan yang menjadi obyek penelitiannya dan memposisikan ke dalam suatu peta penelitian yang dikembangkan melalui pendekatan inter dan multi disipliner.

 

KOMPETENSI LAINNYA :

Kompetensi lainnya lulusan PSMF Fakultas Farmasi Unpad telah disesuaikan dengan visi dan misi  PSMF, masukan dari pakar farmasi serta kemajuan ipteks di bidang farmasi yaitu :

  1. Mampu melakukan pembelajaran seumur hidup (long life learner) dan mengabdi kepada masyarakat berbasis riset (Transfomative Learning) yang berdasarkan Pola Ilmiah Pokok (PIP) Unpad, yaitu Bina Mulia Hukum dan Lingkungan dalam Pembangunan Nasional.
  2. Memiliki karakter Responsible, Excellent, Scientific Rigor, Professional, Encouraging, Creative, dan Trust (RESPECT).
  3. Mampu menjunjung tinggi nilai-nilai adiluhung budaya Sunda dan budaya nasional dalam keragaman budaya dunia

 

 

Jl. Raya Bandung Sumedang KM 21, Jatinangor 45363 - Indonesia Telepon: (022) 7796200 Faksimile: (022) 7796200
Contact Us: farmasi@unpad.ac.id