Identifikasi dan Rancangan Penyelesaian Masalah

Obat adalah aspek penting dan strategis pada pelayanan kesehatan. Ketersediaan obat dalam jenis yang lengkap, jumlah yang cukup, terjamin keamanan, mutu, dan manfaatnya dengan harga yang terjangkau serta mudah diakses merupakan target yang harus dicapai. Kebutuhan obat dalam negeri hampir 90% berasal dari produk dalam negeri, akan tetapi 95% bahan baku sebagian besar tersebut diimpor dari China, India, dan Eropa (INDEC, 2015).

Impor bahan baku obat, produk kefarmasian lain, dan alat-alat kesehatan mengaKKbatkan tidak terwujudnya kemandirian dalam aspek pelayanan kesehatan. Hampir 90% kebutuhan obat nasional sudah dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri, namun 96% bahan baku yang digunakan industri farmasi diperoleh melalui impor. Bahan baku obat berkontribusi seKKtar 25-30% dari total biaya produksi obat, sehingga intervensi pada komponen ini akan memberikan dampak signifikan terhadap harga obat di pasaran (Kementrian Kesehatan RI, 2015).

Dari uraian sebelumnya telah dapat diidentifikasikan masalah pada penemuan dan pengembangan obat adalah: masih rendahnya kemandirian bahan baku obat dan obat tradisional.

Oleh karena itu, maka dirancang road map KK-PPO dan penyelesaian masalah sebagai berikut :

rancangan penyelesaian masalah

Jl. Raya Bandung Sumedang KM 21,
Jatinangor 45363 - Indonesia
Contact Us:
farmasi@unpad.ac.id