Kisah Sukses “Neng Daysi” Menuju Pimnas 31 di UNY

[Jatinangor, 9/8/2018] Universitas Padjadjaran berhasil mengirimkan 3 tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-31 di Universitas Negri Yogyakarta pada 28 Agustus – 3 September 2018 mendatang. Salah satu timnya adalah “Neng Daysi”, PKM-Kewirausahaan yang diketuai oleh Mahasiswa Farmasi, Novi Dwi Apriliani dengan dosen pembimbing Dr. Ade Zuhrotun, M.Si, Apt.

Berikut adalah kisah pengalaman tim “Neng Daysi” yang diungkapkan Novi di sela-sela kesibukan kegiatan akademiknya.

Perjalanan menuju pimnas

Setelah serangkaian seleksi proposal di Universitas, akhirnya proposal kami dapat lanjut untuk seleksi pendanaan dari Kemenristekdikti. Kami mengunggah proposal di hari terakhir dengan berbagai trouble didalam sistemnya.

Berhasil didanai Kemenristekdikti

Setelah sekian lama, ketika rasanya hampir lupa pernah mengajukan proposal PKM, tiba-tiba saya dikabari oleh BEM Kemafar bahwa proposal tim saya lulus didanai, kami menjadi salah satu dari 55 proposal terpilih dalam pendanaan.

Sehari setelah pengumuman pendanaan, saya dan tim memulai kembali koordinasi. Tim saya adalah tim yang sangat lengkap, kami semua berbeda jurusan dan ada juga yang berbeda angkatan. Tim kami terdiri dari Prodi Farmasi, Administrasi Pemerintahan, Administrasi Publik, Matematika dan Agribisnis. Saya adalah orang terakhir yang bergabung kedalam tim tersebut, dan diamanahi menjadi ketua tim untuk kegiatan ini.

Pengalaman berharga dalam membentuk tim

Kesempatan berada dalam tim ini adalah salah satu kesempatan yang sangat menarik, saya belajar banyak hal dalam memimpin dan berkoordinasi, mulai dari bagaimana menyatukan berbagai karakter dan idealisme dari masing masing anggota, bagaimana mengenali potensi, mengelola energi dalam tim, segalahal tentang produksi dan tentunya tentang menjaga kekompakan meski terdapat berbagai perbedaan dalam pembawaan masing-masing. Tak dipungkiri, kami pernah beberapa kali menghadapi masalah-masalah internal dalam tim, tapi itu semua adalah pembelajaran berharga untuk kami.

Alami kegagalan dengan kerugian dana besar

Bila dihitung sejak pengumuman pendanaan, kurang lebih 3 bulan masa efektif kegiatan PKM ini sejak April hingga Juni 2018. Pada awalnya membuat produk nasi herbal instan ini kami mengalami kegagalan hingga menghabiskan biaya yang cukup besar dalam Riset dan Pengembangannya, kami telah melakukan 3 kali perubahan metode produksi, hingga akhirnya didapat metode terbaik meski dengan alat produksi yg seadanya.

Selama 3 bulan ini kami melakukan berbagai publikasi, dan pengembangan usaha catering.

Persiapan singkat menghadapi Monev Ristekdikti

Setelah serangkaian monev internal, tiba saatnya monev dikti. Persiapan monev dikti ini sangat singkat hanya sekitar 4 hari karena sebelumnya kami masih pekan UAS dan monev ini maju 10 hari dari perkiraan.

Dalam 4 hari ini kami harus menyelesaikan laporan, rekap keuangan, poster, ppt, logbook dan latihan presentasi. Dengan persiapan seadanya dan semampunya monev Dikti ini dapat kami lewati.

Pengumuman terpilih Pimnas ibarat mimpi

3 minggu kemudian, tibalah hari pengumuman pimnas, tiba-tiba grup PKM yang sepi karena liburan jadi ramai karena chat dari dosen pembimbing kami ibu Ade Zuhrotun yg mengabarkan bahwa kami masuk pimnas.

Rasanya seperti mimpi dan tidak menyangka, kami terpilih menjadi satu dari 3 kelompok yang mewakili Unpad di ajang Pimnas 31 di UNY. Syukur tak henti terucap, dan tentunya terimakasih kami kepada seluruh temen-temen dan civitas akademik Unpad yang senantisa membantu dan mendukung kami.

Mohon doanya agar bisa meraih medali emas

Mohon doanya semoga kami bisa melakukan yang terbaik di ajang Pimnas tahun ini dengan meraih medali Emas, dan produk Neng Daysi ini dapat senantiasa berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Jl. Raya Bandung Sumedang KM 21, Jatinangor 45363 - Indonesia, Telp : 84288888 Ext. 3510
Contact Us: farmasi@unpad.ac.id