Drs. H. Amirullah, Apt : Karir Apoteker pun Bisa Jadi BUPATIDrs. H. Amirullah, Apt : from pharmacist to be REGENT

Siapa bilang apoteker selalu menjadi nomor dua setelah dokter? Mungkin hal ini tidak bagi Drs. H. Amirullah, Apt. Mulai berkarir dari tingkat bawah sebagai Kepala Gudang Farmasi, Amirullah berhasil menapaki jejak karirnya hingga ke kursi nomor satu di Pemerintah Daerah tingkat I Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Memang kebanyakan, Direktur RS dan Kepala Dinas Kesehatan selalu diampu oleh seorang dokter karir ataupun non karir, namun Amirullah telah membuktikan bahwa Apoteker pun bisa unjuk gigi di bidang kesehatan. Bukan hanya itu, kemampuan beliau dalam memimpin  hingga dipercaya menjadi Bupati Natuna hingga 2011.

Tentu tidak semudah yang kita bayangkan hingga beliau sesukses seperti itu, ingin tahu bagaimana langkahnya? Kita simak profil kesuksesan beliau.

Amirullah merupakan alumni Farmasi Unpad angkat 1983, beliau menyelesaikan apotekernya tahun 1984, lalu beliau melanjutkan sekolahnya ke Curtin University, Perth Australia pada tahun 1997. Setelah menyelasaikan studinya di Unpad beliau diterima sebagai PNS di Kepulauan Riau pada tahun 1989, namun sebelumnya dia dipercaya pada tahun 1986 sebagai Presiden Komisaris PT KIKI PUTRA SIANTAN-JAKARTA pada tahun 1986.

Menurutnya, pengalaman organisasi maupun jabatan yang pernah dia sandang cukup memberikan kontribusi pada karirnya selaku apoteker yang pada dasarnya hayalah merupakan jembatan menuju karir selanjutnya, beliau sejak SMA sudah aktif berorganisasi dengan menjadi Ketua OSIS. Hebatnya, meskipun beliau PNS namun beliau sukses dalam berwiraswasta  sekaligus melakukan inovasi. Beliau mempunyai prinsip tidak pernah menyerah dan berhenti sebelum berhasil sehingga beliau menajdi pemilik 3 apotik. Selain itu, beliau mendirikan sekalian memimpin beberapa perusahaan. Dasar dan penagalaman organisasilah yang menjadikan beliau memiliki kehebatan dalam menjalin relasi dengan segala tingkatan mulai dari tukang angkot sampai direktur bank, apapun gagasan yang beliau utarakan selalu berhasil didengar oleh partnerntnya, semua bisnis yang beliau bangun tanpa menggunakan modal sendiri, namun bermodal kepercayaan dari pihak perbankan.

Pengalaman prihatin saat kuliah menjadikan beliau kuat dalam meniti karirnya.  Bahkan dia sudah membangun rumah tangga saat duduk di bangku kuliah (tingkat 3). Segala usaha dilakukannya untuk mencari biaya hidup dan uang kuliah S1 dan apoteker di Unpad termasuk berjualan kaset bekas di Pasar barang bekas Sadangserang, tapi dari sanalah beliau mencoba sesuatu yang baru karena desakan kebutuhan.

Pencapaian karir tertinggi sebagai Bupati Kep. Natuna tidaklah terlepas dari usaha untuk mencoba sesuatu yang baru diluar disiplin ilmu yang beliau dapatkan di bangku kuliah, oleh karena itu beliau berpesan kepada generasi muda apoteker untuk terus mencoba karir maupun usaha baik dalam lingkup farmasi maupun diluar disiplin ilmu yang kita dapatkan.

Jl. Raya Bandung Sumedang KM 21,
Jatinangor 45363 - Indonesia
Contact Us:
farmasi@unpad.ac.id