[farmasi.unpad.ac.id] Universitas Padjadjaran kembali membuka pendaftaran Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP)  Gelombang II Tahun Akademik 2019-2020 untuk program Profesi, Spesialis dan Pascasarjana (Magister dan Doktor) mulai 5 November 2019.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswa Unpad Dr. Arry Bainus, M.A., saat melakukan pertemuan dengan para Ketua Program Studi Profesi, Spesialis, dan Pascasarjana di Ruang Oemi Fakultas Ilmu Komunikasi, Unpad Jatinangor, Rabu (13/11), mengatakan bahwa pada gelombang kali ini ada beberapa perbedaan mekanisme pendaftaran yang harus diperhatikan.

Selain itu, dibandingkan dengan gelombang sebelumnya, tidak semua program studi membuka pendaftaran pada gelombang sekarang. Untuk itu diharapkan peserta mengecek terlebih dahulu program studi yang akan dipilih sebelum melakukan pendaftaran.

Dr. Arry menjelaskan bahwa perbedaan mekanisme pendaftaran untuk jenjang Profesi, Spesialis dan Magister gelombang ini adalah bagi peserta SMUP yang belum memiliki nilai TKA dan TKBI ataupun salah satunya, diharuskan mengikuti tes yang dilakukan serentak pada tanggal 7 Januari 2020. Untuk mengikuti tes tersebut, peserta tidak perlu mendaftar khusus dan tidak membayar biaya tes tambahan.

“Bagi peserta yang sudah memiliki nilai pun tetap diperbolehkan mengikuti tes tersebut. Bagi yang sudah lengkap namun tetap ikut tes serentak, kami akan memilih nilai yang terbaik,” ujarnya.

Rencananya tes akan dilaksanakan di Kampus Unpad Jatinangor. Untuk informasi detail lokasinya akan disampaikan kemudian di laman http://smup.unpad.ac.id/.  Penyelenggaraan tes akan dilakukan menggunakan sistem Computer Based Test (CBT).

Sementara itu untuk Program Doktor, Dr. Arry menjelaskan bahwa bila pada gelombang sebelumnya peserta cukup mendapatkan LoA dari calon dosen promotor saja untuk melanjutkan pembayaran pendaftaran, namun pada gelombang ini, peserta diharuskan mendapatkan verifikasi LoA dari program studi  yang dipilih untuk melanjutkan pendaftaran.

“Pada saat verifikasi tersebut, Katua Program Studi (Kaprodi) akan memverifikasi LoA yang telah diterima peserta termasuk rencana penelitian yang akan dilakukan,” lanjut Dr. Arry.

Bagi peserta yang sudah mendapat verifikasi dari program studi, selanjutnya dapat melakukan pembayaran pendaftaran.

Selanjutnya Arry menjelaskan bahwa pada SMUP kali ini, bagi peserta yang berstatus dosen, diharuskan memiliki publikasi di jurnal internasional bereputasi, boleh sebagai penulis utama atau anggota tim penulis. Pengecekan publikasi tersebut juga akan dilakukan saat proses verifikasi oleh program studi.

Informasi selengkapnya terkait persyaratan dan jadwal-jadwal penting pendaftaran SMUP Gelombang II tahun akademik 2019-2020 dapat diakses di laman http://smup.unpad.ac.id/.