PEMBAGIAN JADWAL UJIAN MATERI KEFARMASIAN (CBT)

PROGRAM STUDI PROFESI APOTEKER FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS PADJADJARAN

RABU, 08 JANUARI 2020

 

NO SESI/Waktu/No Peserta Acara Ruang
1. 07.00-08.00 WIB

Seluruh Peserta

Pengarahan Teknis Ujian Kefarmasian dan Wawancara Auditorium FFUP Gd Dekanat Lt.2
2. Sesi I/ 08.00-09.00 WIB

(6192200001 – 6192200064)

Ujian CBT Kefarmasian CBT Center FFUP Gdg. Lab 1 Lantai 3
Sesi II/ 09.00 – 10.00 WIB

(6192200065– 6192200129)

Ujian CBT Kefarmasian CBT Center FFUP Gdg. Lab 1 Lantai 3
Sesi III/10.00 – 11.00 WIB

(6192200130– 6192200194)

Ujian CBT Kefarmasian CBT Center FFUP Gdg. Lab 1 Lantai 3 


DAFTAR RUANG WAWANCARA PESERTA SMUP

PROGRAM STUDI PROFESI APOTEKER  FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS PADJADJARAN

RABU, 08 JANUARI 2020

Jam 11.00 – 13.00 WIB

NO No Peserta Ruang
1. 6192200001 – 6192200007 Lab. Farmakologi, Gdg. Lab 2, Lt. 1
2. 6192200008 – 6192200014 Lab. Farmakognosi, Gdg. Lab 2 Lt. 2
3. 6192200015 – 6192200021 Ruang Wakil Dekan  Gdg. Dekanat  Lt. 2
4. 6192200022 – 6192200028

 

Lab. Analisis Farmasi, Gdg. Lab 1 Lt. 2
5. 6192200029 – 6192200035

 

Lab. Farmakologi, Gdg. Lab 2 Lt. 1
6. 6192200036 – 6192200042

 

Lab Formulasi Steril, Gdg Lab 1, Lt.3
7. 6192200043 – 6192200049

 

Ruang Rapat Dekanat, Gdg. Dekanat Lt 2
8. 6192200050 – 6192200056

 

Ruang Dekan, Gedung Dekanat Lt.2
9. 6192200057 – 6192200063

 

Lab. Farmasetika, Gdg. Lab 1 Lt. 1
10. 6192200064 – 6192200070

 

Lab Formulasi Teknologi Steril, Gdg Lab 1, Lt.3
11. 6192200071 – 6192200077

 

Ruang Diskusi, Lab Farmakognosi, Gdg. Lab 2, Lt. 2
12. 6192200078 – 6192200084

 

Lab Farmakognosi, Gdg. Lab 2, Lt. 2
13. 6192200085 – 6192200091

 

Lab. Biokimia Klinik, Gdg. Lab 2, Lt. 1
14. 6192200092 – 6192200098

 

Lab. Mikrobiologi dan Bioteknologi, Gdg. Lab 2 Lt. 2
15. 6192200099 – 6192200105

 

Ruang Rapat Pleno Gdg. Dekanat, Lt. 1
16. 6192200106 – 6192200112

 

Lab. Analisis Farmasi, Gdg. Lab 1 Lt. 2
17. 6192200113 – 6192200119

 

Lab Farmasetika, Gdg. Lab 1, Lt. 1
18. 6192200120 – 6192200126

 

Lab. Farmakologi, Gdg. Lab 2, Lt. 1
19. 6192200127 – 6192200133

 

Lab. Mikrobiologi dan Bioteknologi , Gdg. Lab 2 Lt. 2
20. 6192200134 – 6192200140

 

Lab Analisis Farmasi, Gdg Lab 1 Lt.2
21. 6192200141 – 6192200147

 

Lab Farmakognosi, Gdg. Lab 2 Lt. 2
22. 6192200148 – 6192200154

 

Lab. Mikrobiologi dan Bioteknologi, Gdg. Lab 2 Lt. 2
23. 6192200155 – 6192200161

 

Lab. Biokimia Klinik, Gdg. Lab 2, Lt. 1
24. 6192200162 – 6192200168

 

Lab. Mikrobiologi dan Bioteknologi, Gdg. Lab 2 Lt. 2
25. 6192200169 – 6192200175

 

Lab. Biokimia Klinik, Gdg. Lab 2, Lt. 1
26. 6192200176 – 6192200182

 

Lab. Farmasetika, Gdg. Lab 1 Lt. 1
27. 6192200183 – 6192200189

 

Lab. Farmakologi, Gdg. Lab 2, Lt. 1
28. 6192200190 – 6192200194

 

Lab. Teknologi Formulasi Gdg Lab 1 lt.1

DOKUMEN YANG HARUS DIBAWA PESERTA SAAT WAWANCARA

SMUP PROFESI APOTEKER FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS PADJADJARAN

RABU, 08 JANUARI 2020

NO DOKUMEN KETERANGAN
1. AKREDITASI PRODI S 1 Foto Copy
2. IJAZAH Foto Copy dan dilegalisir
3. TRANSKRIP/IPK Sarjana Foto Copy dan dilegalisir
4. REKOMENDASI minimal KETUA JURUSAN/KAPRODI  PT ASAL Asli
5. TEST BUTA WARNA ASli (terbaru)
6. MoU/DRAFT RINTISAN MoU Foto copy
7 HASIL TOEFL/TKBA Asli (terbaru)
8. HASIL TKDA Asli (terbaru)
9. MATERAI Rp. 6000 2 buah
10. KARTU PESERTA UJIAN

*DOKUMEN TERSEBUT DIMASUKKAN DALAM MAP DAN DITULISKAN NAMA DAN NOMOR PESERTA, UNTUK DISERAHKAN KEPADA PEWAWANCARA.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Farmasi.unpad.ac.id – Jatinangor. Sabtu kemarin (21/12/2019) pada pukul 09.30 – 12.00 sebanyak 114 mahasiswa Apoteker Unpad telah menghadiri Kick Off Training on Campus yang diselenggarakan oleh Epsilon Sharing Community bekerja sama dengan Pusat Studi Penghantaran dan Disposisi Obat.

Kegiatan ini merupakan bentuk pengenalan dan penjelasan umum mengenai program Training on Campus yang akan diadakan pada satu tahun ke depan.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Dr. Sriwidodo, M. Si., Apt. sebagai Kepala Departemen Farmasetika dan Teknologi Farmasi. Ia menyampaikan bahwa Calon Apoteker yang memiliki minat di Industri Farmasi perlu memiliki bekal yang lebih untuk dapat bersaing dengan calon Apoteker lainnya, salah satunya adalah dengan mengikuti program ini.

“Epsilon Sharing Community merupakan suatu komunitas yang terdiri dari beberapa praktisi industri farmasi aktif dengan segudang pengalaman yang terbentuk karena merasakan keresahan dari lulusan Apoteker baru yang dinilai mengalami kesulitan beradaptasi dengan kemajuan ilmu, teknologi, dan regulasi saat ini. Hal tersebut mendorong  Fakultas Farmasi Unpad memperkecil kesenjangan antara teori yang diperoleh dari Universitas dengan kemajuan di Industri Farmasi, melalui bentuk pembelajaran learning by doing” ucap Sriwidodo.

Sejalan dengan hal tersebut, disampaikan pula oleh M. Faruqi Perdana, sebagai perwakilan dari Epsilon Sharing Community, bahwa mengandalkan bekal calon Apoteker dari Praktek Kerja Profesi Apoteker saja tidak cukup terutama untuk wawancara. Dengan mengenal materi-materi dasar di Industri Farmasi dan beberapa tools yang umum dipakai, diharapkan bahwa calon Apoteker Unpad lebih siap menghadapi dunia kerja.

Terdapat 3 sub-materi pada program Training on Campus ini, yaitu Supply Chain Management, Quality, dan Production. Dalam ketiga sub-materi tersebut, dijabarkan kembali ke dalam topik dasar yang lebih spesifik sehingga total topik yang ditawarkan sebanyak 8 topik. Calon apoteker dapat memilih untuk mengikuti salah satu topik saja atau langsung beberapa topik yang diinginkan.

Registrasi dapat dilakukan secara online melalui tautan http://bit.ly/UNPADepsilon2020 atau secara offline dengan mendatangi langsung sekretariat di Departemen Farmasetika dan Teknologi Farmasi. Peserta tidak terbatas untuk mahasiswa apoteker saja, namun terbuka juga untuk mahasiswa S1. 

Kontributor : Tazqinul Qoriyah Alfauziyah

View this post on Instagram

Kick Off Training on Campus UNPAD Sabtu ini (21/12/2019) pada pukul 09.30 – 12.00 sebanyak 114 mahasiswa Apoteker Unpad telah menghadiri Kick Off Training on Campus yang diselenggarakan oleh Epsilon Sharing Community bekerja sama dengan Pusat Studi Penghantaran dan Disposisi Obat. Kegiatan ini merupakan bentuk pengenalan dan penjelasan umum mengenai program Training on Campus yang akan diadakan pada satu tahun ke depan. Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Dr. Sriwidodo, M. Si., Apt. sebagai Kepala Departemen Farmasetika dan Teknologi Farmasi. Ia menyampaikan bahwa Calon Apoteker yang memiliki minat di Industri Farmasi perlu memiliki bekal yang lebih untuk dapat bersaing dengan calon Apoteker lainnya, salah satunya adalah dengan mengikuti program ini. Sejalan dengan hal tersebut, disampaikan pula oleh M. Faruqi Perdana, sebagai perwakilan dari Epsilon Sharing Community, bahwa mengandalkan bekal calon Apoteker dari Praktek Kerja Profesi Apoteker saja tidak cukup terutama untuk wawancara. Dengan mengenal materi-materi dasar di Industri Farmasi dan beberapa tools yang umum dipakai, diharapkan bahwa calon Apoteker Unpad lebih siap menghadapi dunia kerja. Terdapat 3 sub-materi pada program Training on Campus ini, yaitu Supply Chain Management, Quality, dan Production. Dalam ketiga sub-materi tersebut, dijabarkan kembali ke dalam topik dasar yang lebih spesifik sehingga total topik yang ditawarkan sebanyak 8 topik. Calon apoteker dapat memilih untuk mengikuti salah satu topik saja atau langsung beberapa topik yang diinginkan. Registrasi dapat dilakukan secara online melalui tautan bit.ly/UNPADepsilon2020 atau secara offline dengan mendatangi langsung sekretariat di Departemen Farmasetika dan Teknologi Farmasi. Rilis berita oleh @tazyinulqa

A post shared by Fakultas Farmasi Unpad (@fmunpad) on

[Jakarta, 9/2/2018] Mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran kembali meraih kelulusan 100% pada Ujian Kompetensi Apoteker Indonesia (UKAI) metode Computer Based Test (CBT).

Panitia UKAI CBT Nasional telah merilis hasil ujian sumatif UKAI CBT di situs resminya hari ini. Sebanyak 104 orang mahasiswa PSPA semester Genap 2017/2018 dinyatakan lulus atau 100% lulus dan mengulangi prestasi di semester sebelumnya.

“Alhamdulillahirabbil alamiin pada periode semester genap 2017/2018 kembali mahasiswa PSPA FFUP menunjukkan kemampuannya sebagai calon apoteker yg kompeten dengan mencapai 100 % kelulusan UKAI 28 Januari 2018.” Ujar Dekan Fakultas Farmasi, Prof. Dr. Ajeng Diantini”

Menurut Prof Ajeng, kelulusan UKAI ini menjadi inspirasi dan semangat untuk kelak dapat berkontribusi maksimal sebagai apoteker, dalam sistem pelayanan kesehatan nasional dan kelulusan ini menjadi semangat untuk selalu meningkatkan kompetensi dan profesionalisme.

“Terima kasih yang tulus saya sampaikan pada Dr. Tiana Milanda, M.Si., dan Prof. Muchtaridi, Ph.D dan para pengelola PSPA dan pendukungnya: ibu Dr. Ida Musfiroh, Nasrul Wathoni, PhD, dan team UKAI FFUP (Sriwidodo, M.Si., Dika P, M.Farm., Rano Sinuraya, M.KM., Zelika Mega, M.Si., Febrina amelia, M.Farm., Dr. Rimadani P., M.Si., Rina Fajri Nuwarda, M.Sc., Imam adi, M.Farm., Patihul Husni, M.Si., Arif Satria, M.Si., Norisca, M.Farm., Taofik Rusdiana, Ph.D., Angga Prawira, Mars., Sandra M.,Farm), serta team dosen FFUP, praktisi, dan tenaga kependidikan.” Lanjutnya.

Di lain kesempatan, Ketua PSPA, Dr. Ida Musfiroh, M.Si., Apt. mengungkapkan bahwa semuanya atas kerja keras tim dosen dan tenaga kependidikan, pimpinan Fakultas, tim UKAI yang mendampingi anak-anak persiapan.

“Anak anak yang hebat, kalian memang layak menjadi Apoteker Indonesia, alhamdulillah lulus 100% UKAI Nasional, maju terus apoteker unpad.” Ungkap Ketua PSPA, Dr. Ida Musfiroh, M.Si., Apt.

[Jatinangor 2-3/2/2018] Dalam rangka mempersiapkan lulusan apoteker yang berkualitas dan siap memasuki dunia kerja, Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran mengadakan workshop Career Development Center (CDC) dimana acara tersebut diisi oleh alumni farmasi UNPAD angkatan 1998. Banyak hal yang disampaikan oleh para alumni diantaranya yaitu tinjauan singkat tentang ranah kerja dan prospek karir seorang apoteker, bagaimana mempersiapkan diri sebagai lulusan baru dalam menghadapi dunia kerja, dan banyak hal yang dibahas bersama mengenai sektor kerja farmasi seperti pemerintahan, industri, clinical laboratory, clinical research, dan ada satu sektor baru yang dibahas yaitu agency. Agency ini merupakan perpanjangan tangan dari industri misalnya dalam hal periklanan atau uji klinik. Apoteker merupakan profesi yang memiliki kemampuan yang sangat luas, artinya kemampuan seorang apoteker tidak hanya sebatas klinik, produksi atau quality control seperti yang telah kita ketahui sejauh ini. Banyak sektor kerja yang dapat ditempati seorang apoteker, seperti halnya di inudstri farmasi apoteker dapat berperan dalam sektor supply chain, marketing atau sales. Untuk industri sendiri terbagi menjadi dua bagian besar yaitu bagian plant dan commercial. Bagian plant terdiri dari supply chain, produksi, pemastian mutu, pengawasan mutu, packaging, warehousing dan lain sebagainya. Sedangkan bagain commercial terdiri dari marketing, sales, research, medical, regulatory, market research, dan clinical research. Dua hal yang mungkin masih belum umum dimasuki oleh farmasis yaitu sales dan marketing. Dua hal ini seringkali dianggap sama namun kenyataanya berbeda/ peran marketing lebih dititikberatkan pada research, strategy, advertising, promoting, dan branding. Sedangkan sales lebih ke penjualannya secara langsung. Selain itu apoteker juga dapat melanjutkan pendidikannya dan bekerja sebagai dosen. Untuk bidang pemerintahan seperti BPOM atau Kemenkes apoteker dapat menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang lebih berperan dalam hal membuat kebijakan atau regulasi, monitoring, dan evaluasi. Menjadi seorang PNS harus siap ditempatkan dimanapun dan di bagian apapun. Akan tetapi banyak keuntungan dari menjadi seorang PNS diantaranya yaitu dengan menjadi seorang PNS kita bisa langsung turun tangan dan mengubah keadaan apabila dirasakan regulasi yang ada kurang memberikan manfaat bagi masyarakat, bisa membuka kesempatan yang lebih luas untuk studi ke luar negeri, karir tidak terpengaruh oleh kondisi pasar, gaji tidak sebesar di sektor swasta namun tunjangan cukup untuk bekal berwirausaha dan banyak lagi keuntungan menjadi PNS. Selain itu apoteker juga dapat bekerja di bidang clinical laboratory atau clinical research. Untuk clinical laboratory itu berkaitan dengan pemeriksaan sampel biologis baik darah, urin, jaringan atau DNA untuk kepentingan diagnosis atau kontrol kesehatan. Sedangkan clinical research itu berkaitan dengan uji klinis. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya apoteker juga dapat bekerja sebagai dosen. Menjadi dosen tidak hanya memberi kuliah di kelas, memberi tugas/ujian sampai menjadi penguji sidang saja. Dosen juga dapat menjadi resercher atau peneliti dan dapat berperan juga dalam community development atau lebih dikenal dengan pengabdian ke masyarakat. Dengan sekian banyak sektor dunia kerja yang dapat dimasuki oleh seorang apoteker, semuanya akan sangat sulit kita masuki sebagai lulusan baru jika tidak mempersiapkan diri sebelumnya. Langkah pertama dalam mempersiapkan diri untuk masuk dunia keja kita harus melakukan mapping & research, disini kita harus petakan passion kita dimana, ingin bekerja di bidang apa, sektor apa, bahkan kita harus punya target perusahaannya apa. Setelah itu build your brand. Disini kita harus menggali kemampuan kita, kelebihan kita dibanding yang lain untuk dapat bekerja di bidang atau perusahaan yang diinginkan. Selain itu ada langkah awal yang sangat penting dalam hal mendapat pekerjaan yaitu CV/resume. CV/resume ini diibaratkan sebagai langkah awal dalam mengetuk pintu perusahaan yang kita inginkan. CV yang dibuat oleh seorang apoteker harus formal, singkat padat dan jelas. Selain itu mempersiapkan diri sebelum interview merupakan hal yang penting, salah satunya yaitu sebelum interview dan bahkan sebelum kita memutuskan untuk melamar di perusahaan tersebut kita harus tahu secara garis besarnya tentang perusahaan tersebut. Acara CDC hari ke-2 banyak membahas lebih detail tentang sektor kerja dunia farmasi diantaranya yaitu tentang apotek, supply chain, lecturer, industri bagian produksi, quality, Apotek merupakan suatu tempat kerjaseorang farmasis atau apoteker, karena orang awam pun jika mendengan apoteker hal pertama yang terlintas dipikirannya yaitu orang yang bekerja di apotek. Apotek sendiri terdapat dua macam yaitu apotek swasta/mandiri dan apotek waralaba. Pada dasarnya pekerjaan kefarmasian di apotek baik itu apotek mandir maupun waralaba juga terbagi menjadi dua yaitu manajerial dan farmasi klinis. Namun disini yang membedakannya yaitu masalah permodalan. Untuk pekerjaan kefarmasian di apotek sendiri disesuaikan dengan Permenkes RI No. 73 tahun 2016. Supply chain merupakan sektor kerja yang masih terbilang asing untuk apoteker, karena selama ini yang diketahui banyak orang sektor kerja apoteker di industri hanya di bagian produksi, QC, dan QA. Supply chain pada intinya yaitu serangkaian proses, perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian persediaan untuk memenuhi keinginan customer dengan cara yang efisien. Supply chain berperan dari hulu sampai ke hilir, dari produk sebelum di produksi sampai di pasarkan. Supply chain mencakup suplier, manufacturer, dan customer.

Manufacturer membutuhkan bahan untuk proses produksi, suplier memasok bahan untuk keperluan proses produksi manufacturer, dan setelah proses produksi dilakukan, dihasilkan produknya kemudian didistribusikan sampai di tangan customer. Tujuan dari supply chain yaitu untuk memehuhi kebutuhan customer secara efisien, artinya jangan sampai persediaan produk mengalami stock out atau over stock. Produk harus dipastikan ada pada waktu dan jumlah yang dibutuhkan. Terdapat beberapa kekuatan apoteker dalam supply chai diantaranya yaitu pengetahuan tentang GMP (Good Manufacturing Practice), GDP (Good Distribution Practice), proses manufaktur, sifat fisiko kimia material, cara penanganan material dan produk. Namun disamping itu terdapat beberapa kelemahannya yaitu kurangnya pengetahuan tentang ERP (Enterprise Research Planning) dan IT, logistik dan kemampuan negosiasi. Berkarir menjadi lecturer/reseracher bukan hanya mengajar atau kuliah di kelas namun selain itu seorang dosen juga bisa banyak melakukan penelitian atau menjadi researcher, dan bagi yang senang dengan pengabdian juga bisa berperan dalam community development. Untuk tingkatan karir seorang dosen terdiri dari junior lecturer, senior lecturer, associate professor, dan professor. Bagi yang senang dan berminat berkarir di bidang manufaktur, perlu diketahui bahwa manufaktur itu bukanlah sekedar membuat melainkan menambah nilai suatu produk. Terdapat critical point di pharma manufactur diantaranya yaitu input, proses, dan output. Input disini yaitu berkaitan dengan production order. Proses terdiri dari dispensing,processing, packaging, quality testing dan realising. Posisi yang harus berada dibawah tanggung jawab langsung seorang apoteker yaitu produksi, QC, dan QA. Untuk output disini yaitu produk jadi yang dihasilkan dan siap dipasarkan. Selain itu terdapat tiga hal yang penting dalam industri farmasi yaitu manusia, proses, dan mesin. Orang yang bekerja di industri farmasi harus memiliki kemampuan leadership, operasional, teknik, serta mengerti akan regulasi yang berlaku.

[Bandung, 30/12/2017] Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan Ikatan Alumni Farmasi Unpad menyelenggarakan kegiatan “Career development program 2017” yang bertemakan “Confidence, Creative and Career”pada tanggal 30 Desember 2017 di Gedung Pemasaran Lt. 3 PT. Biofarma, Bandung.

Acara ini diselenggarakan oleh Program Studi Profesi Apoteker khusus untuk mahasiswa/mahasiswi sebagai bekal para calon apoteker Unpad dalam menghadapi dunia kerja.

Turut mengundang para alumni Farmasi Unpad yang telah sukses dibidangnya masing-masing sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut yang berlangsung pukul 08.00 s/d 13.00 WIB. Berikut daftar alumni yang hadir dalam acara “Career development program 2017”:
1. Wakil Rektor 3 Unpad, Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt.
2. Direktur Pelayanan Kefarmasian Kemenkes RI, Dra. R. Dettie Yuliati, Apt.
3. Komisaris Indofarma dan Ka. IKA Farmasi Unpad, Drs. Wahyuli Syafari, Apt.
4. Dirut Kimia Farma Trading&Distribution, Drs. Yayan Heryana, Apt.
5. Presdir. PT. Prodia, Dr. Dewi Mulyanti,
6. Dir. Pemasaran PT. Bio Farma, Dr. Mas Rahman Roestan
7. Manajer Produksi Kalbe Group, Damaris Hutapea
8. Manajer BABE PT. Sanbe, Eva Sumiyarni
9. Staf Perencanaan dan Bisnis PT. Bio Farma, Evie Sylvia
10. General Manajer PT. Novell, Saeful Rahmat

Dan banyak Alumni FFUnpad sukses lainnya yang hadir.

Acara dimulai dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Farmasi Universitas Padjdjaran Prof. Dr. Ajeng Diantini, M.Si, Apt. Bahwa beliau menyampaikan tujuan diselenggarakannya acara tersebut adalah untuk memberikan inspirasi dan motivasi kepada mahasiswa Apoteker sebelum terjun dan memberikan kemanfaatan untuk masyarakat nantinya. Dalam hal ini dibutuhkan skill, kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi dengan tenaga kesehatan lain.

Dilanjutkan dengan sambutan kedua, yaitu oleh Ketua Ikatan Alumni Farmasi Unpad, bapak Drs. Wahyuli Syafari, Apt. Dalam sambutannya disampaikan bahwa tantangan di masa depan yang harus dihadapi oleh seorang apoteker semakin besar, maka dari itu dibutuhkan bekal yang cukup, kepercayaan diri yang kuat dan siap untuk ikut andil dalam menghadapi tantangan di era globalisasi ini.

Materi pertama dimulai dengan pemaparan tentang vaksin difteri dan campony profile PT. Biofarma oleh Staf Perencanaan dan Bisnis PT. Bio Farma, Evie Sylvia.

Materi kedua, disampaikan oleh Dra. R. Dettie Yuliati, Apt. Selaku Direktur Pelayanan Kefarmasian Kemenkes RI, mengenai “Kesiapan Apoteker dalam Pelayanan Kefarmasian di Era JKN”.

Dalam materinya disampaikan bahwa apoteker harus mampu mengoptimalkan manajemen pengobatan dalam rangka meningkatkan outcome kesehatan yang positif, berkolaborasi dengan anggota tim kesehatan lain dalam hal tanggung jawab terhadap outcome terapi, dan apoteker berperan sebagai edukator dan penggerak pemberdayaan masyarakat dalam penggunaan obat yang benar.

Terdapat beberapa poin yang dapat ditarik kesimpulan, yaitu standar pelayanan kefarmasian harus diterapkan dengan baik, sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian, melindungi pasien dalam ranga patient safety. Penerapan fornas sebagai kendali mutu dan kendali biaya maka pelayanan kesehatan menjadi lebih bermutu dan belanja obat terkendali (cost effective). Serta diperlukan peran serta, koordinasi yang intensif serta sinergisitas seluruh stakeholder terkait.

Acara selanjutnya adalah “Success Story” yang diisi dengan talkshow oleh para alumni dalam bidang tertentu, yang dimoderatori oleh Prof. Muchtaridi, Ph.D., Apt. Pada sesi ini, alumni diminta untuk memberikan motivasi, tips dan trik dalam menggapai kesuksesan di era mendatang.

Bidang industri diwakili oleh Komisaris Indofarma dan Ka. IKA Farmasi Unpad, Drs. Wahyuli Syafari, Apt. Pesan yang beliau sampaikan adalah “dalam menghadapi tantangan masa depan diperlukan kepercayaan diri yang kuat. Rasa percaya akan muncul seiring dengan pengalam hidup yang dihadapi. Semakin banyak ditempa, kedewasaan akan terlatih.”

Bidang pemerintahan oleh Direktur Pelayanan Kefarmasian Kemenkes RI,Dra. R. Dettie Yuliati, Apt. Apoteker adalah pekerjaan mulia, maka niatkan dalam hati mengabdikan diri untuk masyarakat. Tidak perlu mengejar jabatan, karena itu adalah bonus dari apa yang telah kita kerjakan.”

Bidang distribusi oleh Dirut Kimia Farma Trading&Distribution, Drs. Yayan Heryana, Apt. “Bekerjalah sesuai passion, tekuni dan jalani” dalam menghadapi tantangan ini dibutuhkan kemampuan digital dan bahasa asing, serta semangat untuk terus belajar”

Bidang laboratorium klinik oleh Presdir. PT. Prodia, Dr. Dewi Mulyanti. Dalam sharingnya, beliau berpesan “Jadikan belajar sebagai proses untuk mendapatkan outcome yang diinginkan, harus mampu keluar dari zona nyaman dan tidak mengerdilakn kompetensi diri”.

Bidang akademisi oleh Wakil Rektor 3 Unpad, Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt. Beliau menyampaikan, bahwa tantangan didepan memang semakin besar, namun kita bisa melewatinya dengan cara sabar, berproses, dan edurance. Serta ingat tugas sebagai seorang wanita yaitu harus tetap menjadi penyeimbang diantara kebimbangan.

Bidang pemasaran oleh Dir. Pemasaran PT. Bio Farma, Dr. Mas Rahman Roestan. “Career development is long life process”. Tips nya adalah tentukan visi, ketahui trend bisnis di masa depan seperti apa, kendalikan diri (jangan fokus terhadap kekurangan), serta evaluasi apa yang sudah kita lakukan.

Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Dan diakhiri dengan pemaparan kesimpulan oleh moderator. Bahwa dalam menghadapi tantangan ke depan diperlukan bekal kepercayaan diri untuk berani berbicara dan berargumen, harus mampu menemukan kekuatan diri sendiri, long life learner, perbanyak membaca, tentukan tujuan hidup setelah lulus, dan berani menerima tantangan.

Acara ditutup dengan resmi dan diakhiri dengan sesi foto bersama alumni. Sekaligus launching kaos resmi FFUnpad yang diberikan kepada para alumni.

Semoga dengan berlangsungnya acara ini dapat meningkatkan networking dan kesiapan para calon apoteker dalam menghadapi dunia kerja.

Penulis : Eni Herdiani (Mahasiswi PSPA)

[Jatinangor-9/9/2017] Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran (UNPAD) hari ini melaksanakan try out internal pertama untuk mahasiswa yang akan mengikuti Uji Kompetensi Apoteker Indonesia (UKAI) pada Bulan Januari 2018 mendatang di Ruang CBT Center, di lantai 3, Gedung Laboratorium 1, Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran.

Try out ini diikuti oleh 105 orang mahasiswa dengan dihadiri oleh Dekan Fakultas Farmasi, Prof. Ajeng Diantini, M.Si, Apt., Manajer Akademik dan Kemahasiswaan, Sandra Megantara, M.Farm., Apt., Kaprodi PSPA, Dr. Ida Musfiroh, MSi., Apt., Sekprodi PSPA, Nasrul Wathoni, Ph.D., Apt, Koordinator OSCE internal, Dika Pramita, M.Farm, Apt., dan Koordinator CBT internal, Patihul Husni, M.Si., Apt.

Try out ini menjadi salah satu upaya agar semua mahasiswa dapat menyiapkan diri menghadapi UKAI CBT Nasional yang menjadi Exit Exam pada awal Januari 2018 dan mencapai kelulusan 100%” Ujar Prof. Ajeng Diantini, M.Si., Apt.

Sementara itu, sebelumnya pada bulan Agustus 2017 telah dilakukan survei fasilitas OSCE center oleh tim panitia UKAI Nasional yang diwakili oleh Ike Dhiah Rochmawati, S.Farm., M.Farm-Klin.,Apt. Kegiatan ini bertujuan untuk pemetaan fasilitas OSCE se-Indonesia.

[Jatinangor-7/9/2017] Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran secara resmi mengumumkan kelulusan Uji Kompetensi Apoteker Indonesia (UKAI) Nasional kepada seluruh mahasiswa PSPA Semester Ganjil 2016/2017 di Ruang Auditorium Fakultas Farmasi siang tadi. Dalam kesempatan ini pula, Ketua PSPA, Dr. Ida Musfiroh, M.Si, didampingi Sekretaris PSPA, Nasrul Wathoni, Ph.D., Apt. mengumumkan IPK dan yudisiumnya.

100 % atau seluruh mahasiswa PSPA Semester Ganjil 2016/2017 lulus ujian sumatif UKAI Nasional. Sementara itu, 10 mahasiswa dinyatakan lulus dengan yudisium Cum Laude/Pujian. Data terkait lulusan mahasiswa cum laude akan diumumkan secara resmi ketika prosesi sumpah apoteker pada bulan Oktober mendatang.

[Jatinangor, 8/8/2017] Berdasarkan Berita Acara Rapat Pleno Majelis Akreditasi No. 007/LAM-PTKes/BA Akr/VII/2017 pada tanggal 29 Juli 2017, Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Universitas Padjadjaran (UNPAD) berhasil meraih reakreditasi A (sangat baik) dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) dengan nilai 366.

Berikut adalah komentar civitas akademika tentang prestasi ini:


Selamat untuk Pimpinan dan semua civitas FFUP atas keberhasilannya meraih akreditasi A untuk Prodi Profesi Apoteker

Ini adalah akhir cerita indah untuk:

Teman2 yang kurang tidur demi persiapan borang..

Teman2 yang bolak balik mencari bukti  fisik..

Teman2 yang rela nginep di kampus menjelang visitasi..

Teman2  menjadikan rapat seperti hobi saking seringnya  rapat …

dan…….

Teman2 yg sampai menitikkan air mata dan berpeluh dalam defense dihadapan asesor…..

Serta..:

Teman2 yg selalu hadir dalam dukungan dan do’a utk kemajuan FFUP

Semua keseruan seperti tak berbekas .. plong rasanya setelah predikat akreditasi A kembali teraih ..

hatur nuhun tim hebat!!

hatur nuhun p Rektor ..🙏

Makin bangga sebagai kel besar Fak Farmasi UNPAD

Salam hangat 🙏
Dr. Keri Lestari, MS., Apt.
Wakil Rektor 3 UNPAD


“Alhamdulillah reakreditasi PSPA UNPAD 2017 mendapat nilai A. Motivasi untuk selalu meningkatkan mutu demi pelayanan kesehatan yang lebih baik ”

“Berkat upaya berkelanjutan yang  dimulai sejak berdirinya Jurusan Farmasi yakni pada tahun 1958.”

“Terima kasih utk para pendiri, pengajar, alumni , APTFI, IAI, tempat PKPA dan para pemangku kepentingan lain yang berkontribusi langsung maupun tdk langsung utk berjalannya PSPA UNPAD”

Salam,
Prof. Dr. Ajeng Diantini, MS., Apt.
Dekan Fakultas Farmasi,


“Bukti nyata dari hasil kerja keras yang dirajut keinginan dan kebersamaan civitas akademika untuk menghasilkan prodi dan alumni yang berdaya saing internasional.”

Salam,
Dr. Tiana Milanda, MSi., Apt.
Wakil Dekan 1, Fakultas Farmasi


Terima kasih atas semua dukungan yang telah diberikan, mari kita jaga amanah ini dengan tetap mengedepankan kualitas untuk menghasilkan lulusan yg diakui secara internasional

Salam,
Dr. Ida Musfiroh, M.Si., Apt.
Manajer Pendidikan dan Kemahasiswaan FFUP


Atas nama seluruh tenaga kependidikan, mengucapkan SELAMAT kepada PSPA yang telah mendapatkan Akreditasi A, Terimakasih pada seluruh Pimpinan Fakultas Farmasi dan Staf Dosen. “Pimpinan Hebat, Pegawai Kuat” PSPA jadi unggul….Amin!!!

Sugono Hermawan
Manajer Tata Kelola, Perencanaan, dan Data


Luar biasa, ini adalah bukti kekompakkan dan kerja keras Sivitas Akademika FFUP: dosen, mahasiswa, tendik, alumni…

Ini adalah bukti bahwa FFUP akan konsisten menghasilkan lulusan yg kompeten dan berkualitas. Selamat!

Muchtaridi, Ph.D., Apt.
Kepala Departemen Analisis Farmasi dan Kimia Medisinal


Rasa syukur yang mendalam dan rasa bangga dapat menjadi bagian keluarga besar Farmasi Unpad…..
Rasa haru atas kerja ikhlas sivitas akademika utk pengabdian terhadap pendidikan dan beramal utk kesehatan umat….

Doa dan ucapan selamat untuk Farmasi Unpad.
This is our home. Our beloved Almamater. Our pride and love.

Dr. Rahman Roestan, MBA., Apt.
Alumni PSPA UNPAD
Direktur Pemasaran PT. Biofarma


Yth. Segenap Civitas Academica Fakultas Farmasi Unpad….Selamat, Selamat, Selamat atas diraihnya kembali predikat A (sangat baik) utk PSPA nya…terbukti sudah hasil kerja keraaas Sejawat semua para pengemban tugas yg ada di Fakultas Farmasi Unpad lebih khusus di PSPA nya…saya sebagai alumni pasti bangga…bangga karena tau bagaimana jurusan Farmasi Unpad ini berjuang tertatih tatih dan diistilahkan sbg orang Nomaden…yang selalu berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya..dan sekarang menjadi sebuah Fakultas yang sangat membanggakan dan disegani dilingkungan Dunia Pendidikan Ke Farmasian tidak hanya Nasional dan juga Regional..sekali lagi selamat kepada Sejawatku yang ada dilingkungan Fakultas Farmasi Unpad tanpa terkecuali dan telah memberikan kontribusinya utk kejayaan dan nama harum Fakultas Farmasi Unpad…VIVAT ALMAMATER…🙏🙏🙏🙏🙏

Drs. Made Pasek Narendra, MM.,Apt
Alumni, Ketua MEDAI PD IAI Jabar


Alhamdulillah, selamat atas akreditasi A yang telah diraih kembali untuk Program Studi Profesi Apoteker. Kami dari teman-teman Prodi S1 turut bangga dan berbahagia, karena bagaimanapun PSPA FFUP adalah bagian yg tak terpisahkan yg akan menjadi salah satu tempat kami melanjutkan studi di kemudian hari, untuk mewujudkan cita-cita kami menjadi insan apoteker yang unggul.

Ilham Septiandi
Ketua BEM Kemafar Unpad Hexanergi 2017


Alhamdulillah, Selamat kepada Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran yang telah meraih akreditasi A untuk Program Studi Profesi Apoteker (PSPA). Hal ini merupakan pencapaian yang tentunya tidak mudah, maka kiranya saya juga ingin mengucapkan terimakasih kepada Bapak/Ibu Dosen, Karyawan, dan Teman-teman serta pihak terkait lainya yang telah berusaha untuk dapat meraih hasil ini.

Mudah-mudahan Prodi yang lain juga dapat meraih akreditasi A
Semangat dan Sukses FFUP!

Arvenda Rezky Pratama, S.Farm, Apt.
Ketua BEM Pascasarjana Ilmu Farmasi


A big congratulation for Farmasi UNPAD yang telah meraih akreditasi A. Selalu bangga menjadi bagian dari keluarga Farmasi UNPAD. 👍
Best of luck for the future and keep going.

Siska Hermawati, S.Farm
Mahasiswa PSPA UNPAD


Jatinangor (18/7/2017) – Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Unpad dan Pusat Pengajian Sains Farmasi Univesiti Sains Malaysia (USM) menjalin kerjasama dalam kegiatan Pharmapreneurship Camp Tahun 2017. Bentuk kerjasama tersebut diwujudkan dalam kegiatan yang berlangsung pada hari Sabtu-Senin, 8-10 Juli 2017 di Wisma area Situ Cigayonggong, Subang, Jawa Barat. Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang mahasiswa dan 2 orang dosen dari USM serta 13 orang mahasiswa dan 3 orang dosen dari Fakultas Farmasi Unpad.

Peserta Pharmapreneurship Camp dari Farmasi Unpad dan USM tiba di Subang pada Hari Sabtu pukul 18.30 WIB setelah menempuh perjalanan 3 jam dari Kampus Unpad Jatinangor. Selanjutnya dilakukan opening ceremony pada pukul 19.30 WIB yang dihadiri oleh Dekan Fakultas Farmasi Unpad, Prof. Dr. Ajeng Diantini, M.Si., Apt.

 

 

Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk training oleh konsultan yang juga merupakan Alumni Fakultas Farmasi Unpad Tahun 1999, yaitu Ihya, S.Farm., Apt. Pharmapreneurship Camp dikemas dalam bentuk games aplikatif dan inspiratif terkait farmasi, khusunya di Bidang Industri. Training yang dilakukan diantaranya games psikotest untuk mengetahui karakter seseorang bekerja secara individual atau kelompok, games HRD untuk menentukan karakter seseorang sehingga penempatan kerja sesuai dengan karakter individu, games produksi dilakukan dengan membuat produk sabun mandi berbentuk batangan, games distribusi dengan memindahkan produk secara kelompok serta materi dari drh. Tarya mengenai pengolahan produk yogurt dan kerupuk berbahan susu sapi dari petani lokal. Selain itu, peserta juga melakukan kunjungan ke industri pengolahan susu sapi tersebut

 

 

Ihya S.Farm., Apt. menyampaikan bahwa, “Farmasi adalah bidang ilmu aplikasi yang kompleks dari hulu ke hilir. Berawal dari formulasi, penelitian, pengawasan mutu dan diakhir dengan pelayanan ke masyarakat. Oleh karena itu, kemandirian sangat diharapkan dari seorang Apoteker. Dengan program ini semoga bisa mengubah paradigma yang ada. Selain harus siap bekerja, Apoteker juga mampu menciptakan lapangan kerja”.

Shahirah Yasin, mahasiswa dari USM memberikan kesan,” Bagi saya Camp ini bagus, mungkin kalau bisa buat lebih lama lebih banyak yang dapat kita belajar tentang entrepreneurship. Aktiviti yang diadakan juga sangat menarik sekali. Kalau di Malaysia, entrepreneurship dalam kalangan farmasi itu baru berkembang kerana kami lebih kepada hospital. Mungkin jika diadakan di Malaysia, kami akan bagikan pelajar Unpad tentang sistem hospital dan peranan farmasi di hospital Malaysia”.

Selain itu, Dr. Amirah M. Ghazali. selaku perwakilan dosen dari USM menyampaikan,” Kegiatan semacam ini memiliki feedback positif untuk anak-anak USM, sebab dari kegiatan ini mahasiswa boleh belajar untuk mandiri, berjiwa entrepreneurship, dan memiliki tekad yang kuat dalam kondisi seperti apapun. Saya rasa tempat ini pun recommended, jika berkenan saya rasa dapat extend 3 hari disini.

Muchtaridi, Ph.D., Apt. selaku perwakilan Dosen Fakultas Farmasi Unpad menyampaikan, “Kegiatan Pharmapreneurship Camp ini merupakan kegiatan yang positif. Kegiatan ini mendukung internasionalisasi Fakultas Farmasi Unpad dan sesuai visi Unpad 2019. Kegiatan ini telah berlangsung untuk kedua kalinya, dimana Mahasiswa USM melakukan kunjungan ke Jawa Barat yang bekerja sama dengan Unpad. Namun, mahasiswa Unpad belum pernah melakukan kunjungan ke Malaysia yang difasilitasi USM. Oleh karena itu, agar kerjasama ini berlangsung dua arah, maka ke depan akan direncanakan Mahasiswa Unpad akan berkunjung ke Malaysia untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional”.

Penulis : Yuli Agung Prasetyo dan Syah Akbarul Adha [Mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker UNPAD]

Pendaftaran Mahasiswa Baru untuk Program Pascasarjana dan Profesi Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran telah di buka untuk tahun ajaran 2017/2018. Pendaftaran mulai di buka pada tanggal 22 Februari 2017 Jam 12.00 WIB, dan di tutup pada tanggal 23 Mei 2017 Jam 23.59 WIB.

Program yang ditawarkan:

  1. Magister Ilmu Farmasi
  2. Doktor Ilmu Farmasi
  3. Magister Farmasi Klinik
  4. Program Magister Double Degree UNPAD – Rutgers University USA
  5. Program Profesi Apoteker

Syarat syarat pendaftaran secara lengkap dapat dilihat di website Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran.

____

 

Picture credit to unpad.ac.id