[farmasi.unpad.ac.id] Berbagai perkembangan yang terjadi baik di tingkat nasional, regional maupun global tampak begitu terlihat sangat cepat, khususnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Industri farmasi merupakan salah satu industri yang mengandalkan teknologi dengan terus menerus memperbaharui kemampuan dalam memenuhi regulasi pemerintah dalam hal ini CPOB. Hal ini tentunya sejalan dengan tanggung jawab Apoteker yang merupakan salah satu personil kunci di industri farmasi, senantiasa dituntut untuk terus meningkatkan kompetensinya agar selaras dengan perkembangan teknologi dan regulasi guna menghasilkan produk sediaan farmasi yang aman, bermutu dan berkhasiat.

Tantangan Pendidikan Tinggi Farmasi (PTF) dalam menyiapkan Apoteker yang kompeten, handal dan memiliki performa terbaik dalam pekerjaan kefarmasian sekarang ini, khususnya Farmasi Industri, menjadi semakin besar. Meskipun standar lulusan dan standar kompetensi yang telah disepakati oleh stakeholder (APTFI, IAI dan KFN) dalam bentuk naskah akademik Pendidikan Farmasi, Standar Kompetensi Apoteker Indonesia (SKAI), pada kenyataannya tidak mudah memberikan pengalaman langsung praktek farmasi Industri ke kampus. Terlebih lagi, apoteker di farmasi industri mengembangkan keahliannya tidak hanya pada RnD, produksi, QC dan QA saja, melainkan banyak juga merambah ke bidang registrasi, marketing, rantai pasok, dan lain sebagainya.

Salah satu kata kunci mengejar pesatnya kebutuhan dunia kerja dengan kesiapan lulusan, adalah mempercepat paparan praktek dalam proses pembelajaran mahasiswa. Kompetensi yang meliputi pengetahuan, keahlian, dan sikap perilaku harus sudah dikenalkan kepada mahasiswa semenjak dini, agar calon apoteker memiliki mindset, wawasan, dan orientasi yang tepat dalam menyiapkan karir setelah dilantik menjadi seorang Apoteker.

Berdasarkan masih adanya kesenjangan implementasi teori di kampus dengan praktik farmasi Industri saat ini, Departemen Farmasetika dan Teknologi Farmasi, Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran, bekerjasama dengan Epsilon Sharing Community yang merupakan wadah alumni Farmasi Unpad dan praktisi farmasi industri, berkeinginan untuk berkolaborasi berbagi pengalaman, pengetahuan dan terutama praktek, dengan menyelenggarakan pelatihan kepada calon lulusan perguruan tinggi farmasi dalam hal implementasi pengetahuan yang didapat di kampus agar lulusan siap dalam melakukan praktik kefarmasian khususnya di Industri Farmasi.

Sasaran dan Program Pelatihan

Sasaran dari Program Pelatihan Tematik Farmasi Industri:

  1. Mahasiswa program studi Sarjana Farmasi
  2. Mahasiswa program studi Apoteker
  3. Dosen Perguruan Tinggi Farmasi (PTF)
  4. Lulusan Apoteker baru

Tujuan Pelatihan

Melalui pelatihan ini diharapkan peserta mampu dan memahami :

  1. Peran Apoteker di Industri Farmasi
  2. Implementasi CPOB di Industri Farmasi
  3. Basic Tools yang digunakan dalam melakukan pekerjaan kefarmasian dan operasional di Industri Farmasi
  4. Mengembangkan diri dan karir di bidang Farmasi Industri

Metode Pelatihan

Pelatihan ini dilakukan dengan metode eksperiental dan simulasi dengan cara pemaparan materi dan divisualisaikan melalui video-video tutorial berdurasi pendek untuk memberikan gambaran proses dan implementasi di Industri Farmasi serta workshop melalui studi kasus dan implementasi tools yang diberikan.

Program Training Epsilon

Pelatihan ini merupakan In House Training yang kami sebut sebagai program Training on Campus yang bekerjasama dengan Departemen Farmasetika dan Teknologi Farmasi / Pusdi Drugs Delivery & Disposition serta Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) untuk menambah pengetahuan dan kemampuan peserta pelatihan. 8 (delapan) topik dasar pada silabus pelatihan adalah pilihan topik yang dapat menjadi acuan dalam menentukan konten pelatihan dan dapat disesuakan dengan kebutuhan perserta.

Fasilitas Pelatihan

Setiap peserta dalam pelatihan ini mendapatkan :

  1. Seminar Kit, Copy Materi bentuk hardcopy dan softcopy dalam format PDF.
  2. Sertificate of Attendace dari Epsilon Sharing Community & Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran.
  3. Konsumsi

Waktu dan Tempat Pelatihan

Tempat Pelatihan          : Gedung 1 Lab. Departemen Farmasetika dan Teknologi

Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran

Jl. Raya Bandung Sumedang KM 21, Jatinangor 45363

Waktu Pelatihan            : Disesuaikan dengan kegiatan Kampus dengan target 1 bulan 1 kali pelatihan

Contact Person             : Budi (081220200575)

Link pendaftaran : http://bit.ly/UNPADepsilon2020

[farmasi.unpad.ac.id] Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran kini menambah koleksi jurnal ilmiah nasional yang terakreditasi SINTA dari Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Setelah sebelumnya Jurnal Farmasi Klinik Indonesia memperoleh SINTA 2, dan Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology memperoleh SINTA 3. Kini Majalah Farmasetika berhasil meraih akreditasi SINTA 5.

SINTA 5

Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mengeluarkan surat Nomor 30/E/KPT/2019 pada tanggal 11 November 2019, terkait Hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode VI Tahun 2019.

Di dalam surat tersebut diumumkan bahwa Majalah Farmasetika dengan e-ISSN 2686-2506 dan beralamat di http://jurnal.unpad.ac.id/farmasetika berhasil meraih Akreditasi SINTA peringkat 5.

Majalah Farmasetika dikelola oleh Departemen Farmasetika dan Teknologi Farmasi.

Nasrul Wathoni, Ph.D., Apt. sebagai managing editor dari Majalah Farmasetika bersyukur atas capaian ini.

“Alhamdulillah, sudah sesuai track rencana pengembangan Majalah Farmasetika sebagai media rujukan baik media ilmiah maupun populer kefarmasian di Indonesia” ujar Nasrul (22/11/2019).

Berbicara terkait pengembangan berikutnya, Nasrul berharap kerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia segera diformalkan.

“Sudah sejak lama kami berkomunikasi dengan Pengurus Daerah maupun Pusat Ikatan Apoteker Indonesia, dalam waktu dekat ini kerjasama akan diformalkan terutama terkait Continuing Professional Development SKP apoteker secara online bukan hanya untuk pembaca, tetapi juga untuk pembuat artikelnya. Selain itu, Massive Open Online Course akan segera dibuka sehingga bisa mengikuti kuliah atau workhsop online ber-SKP” tutup Nasrul.

Hasil akreditasi :

[farmasi.unpad.ac.id] Serial Workshop “Single Punch Tableting Machine” pada hari Kamis tanggal 21 November 2019 yang diikuti sebanyak 57 siswa dari SMK Bina Harapan Sumedang berjalan dengan lancar di Laboratorium Farmasetika dan Teknologi Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran. Kegiatan ini merupakan program yang digagas oleh Pusat Studi Penghantaran dan Disposisi Obat Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran sebagai wujud pendekatan diri dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Dr. Sriwidodo, M. Si., Apt. selaku Kepala Departemen Farmasetika dan Teknologi Farmasi Universitas Padjadjaran.

“Fakultas Farmasi, dalam hal ini Departemen Farmasetika dan Teknologi Farmasi memiliki komitmen mengembangkan ilmu dan praktek kefarmasian khususnya bidang farmasi industri dan sediaan kosmetik. Workshop yang diselenggarakan bekerja sama dengan Pusat Studi Penghantaran dan Disposisi Obat FFUP sebagai salah satu wujud pengabdian pada masyarakat, termasuk siswa SMK farmasi yang diharapkan menambah bekal keahlian teknis di bidang pembuatan sediaan farmasi. Siswa SMK mendapat kesempatan mengetahui bagaimana prinsip pembuatan tablet menggunakan mesin tablet single punch, mulai dari penimbangan, pencampuran, pencetakan, dan evaluasi fisik. ” ujar Dr. Sriwidodo, M. Si., Apt. dalam sambutannya.

Materi mengenai tablet diberikan oleh Dr. Yoga W. Wardhana, M. Si., Apt., Kepala Laboratorium Teknologi Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran. Dalam materinya, ia menyampaikan bahwa sediaan tablet adalah bentuk sediaan yang paling populer di pasar sehingga farmasis perlu mengenal lebih baik faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas sediaan tablet tersebut.

Kemudian para siswa diajak untuk melakukan simulasi pembuatan tablet dimulai dari cara pengisian batchsheet, cara perhitungan jumlah tablet, evaluasi masa cetak, pencetakan tablet, sampai dengan evaluasi tablet secara langsung di laboratorium.

“Saya senang bisa mengikuti workshop di Unpad untuk pertama kalinya. Saya juga bisa tahu pembuatan tablet yang nyatanya seperti apa bukan sekedar teoritisnya saja” ujar salah satu siswa mengenai kesan setelah mengikuti workshop ini.

Sriwidodo menambahkan bahwa dengan sharing ilmu dan praktek ini, diharapkan dapat memberikan motivasi tenaga teknis yang terampil dan berwawasan luas sehingga berdampak pada kemajuan dunia farmasi nasional.

Bagi yang berminat untuk mengikuti workshop ini bisa menghubungi CP : 0812 20 200 575 (Budi). Selain workshop terkait Tablet, juga bisa mengikuti serial workshop Kosmetik.

Koresponden : Tazyinul Qoriah

[farmasi.unpad.ac.id] Universitas Padjadjaran kembali membuka pendaftaran Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP)  Gelombang II Tahun Akademik 2019-2020 untuk program Profesi, Spesialis dan Pascasarjana (Magister dan Doktor) mulai 5 November 2019.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswa Unpad Dr. Arry Bainus, M.A., saat melakukan pertemuan dengan para Ketua Program Studi Profesi, Spesialis, dan Pascasarjana di Ruang Oemi Fakultas Ilmu Komunikasi, Unpad Jatinangor, Rabu (13/11), mengatakan bahwa pada gelombang kali ini ada beberapa perbedaan mekanisme pendaftaran yang harus diperhatikan.

Selain itu, dibandingkan dengan gelombang sebelumnya, tidak semua program studi membuka pendaftaran pada gelombang sekarang. Untuk itu diharapkan peserta mengecek terlebih dahulu program studi yang akan dipilih sebelum melakukan pendaftaran.

Dr. Arry menjelaskan bahwa perbedaan mekanisme pendaftaran untuk jenjang Profesi, Spesialis dan Magister gelombang ini adalah bagi peserta SMUP yang belum memiliki nilai TKA dan TKBI ataupun salah satunya, diharuskan mengikuti tes yang dilakukan serentak pada tanggal 7 Januari 2020. Untuk mengikuti tes tersebut, peserta tidak perlu mendaftar khusus dan tidak membayar biaya tes tambahan.

“Bagi peserta yang sudah memiliki nilai pun tetap diperbolehkan mengikuti tes tersebut. Bagi yang sudah lengkap namun tetap ikut tes serentak, kami akan memilih nilai yang terbaik,” ujarnya.

Rencananya tes akan dilaksanakan di Kampus Unpad Jatinangor. Untuk informasi detail lokasinya akan disampaikan kemudian di laman http://smup.unpad.ac.id/.  Penyelenggaraan tes akan dilakukan menggunakan sistem Computer Based Test (CBT).

Sementara itu untuk Program Doktor, Dr. Arry menjelaskan bahwa bila pada gelombang sebelumnya peserta cukup mendapatkan LoA dari calon dosen promotor saja untuk melanjutkan pembayaran pendaftaran, namun pada gelombang ini, peserta diharuskan mendapatkan verifikasi LoA dari program studi  yang dipilih untuk melanjutkan pendaftaran.

“Pada saat verifikasi tersebut, Katua Program Studi (Kaprodi) akan memverifikasi LoA yang telah diterima peserta termasuk rencana penelitian yang akan dilakukan,” lanjut Dr. Arry.

Bagi peserta yang sudah mendapat verifikasi dari program studi, selanjutnya dapat melakukan pembayaran pendaftaran.

Selanjutnya Arry menjelaskan bahwa pada SMUP kali ini, bagi peserta yang berstatus dosen, diharuskan memiliki publikasi di jurnal internasional bereputasi, boleh sebagai penulis utama atau anggota tim penulis. Pengecekan publikasi tersebut juga akan dilakukan saat proses verifikasi oleh program studi.

Informasi selengkapnya terkait persyaratan dan jadwal-jadwal penting pendaftaran SMUP Gelombang II tahun akademik 2019-2020 dapat diakses di laman http://smup.unpad.ac.id/.

BEM KEMAFAR, Fakultas Farmasi dan IKA Komfak Farmasi Universitas Padjadjaran didukung IAI PC Kab. Sumedang dan IAI PC Kota Bandung akan menyelenggarakan Seminar Nasional Kefarmasian 2016 dengan tema “Penguatan Rantai Pasok Nasional Sediaan Farmasi di Era MEA 2016”. Acara seminar ini akan dilaksanakan pada hari Sabtu 14 Mei 2016 di Graha Sanusi, Universitas Padjadjaran, Jl. Dipatiukur no. 35 Bandung.

Adapun pembicara dan topik yang akan dibawakan dalam seminar nanti adalah sebagai berikut :

Keynote speaker:
Dra. R. Dettie Yuliati, Apt., Msi. – Direktur Penilaian Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga, Kementrian Kesehatan RI
“Regulasi di bidang Produksi dan distribusi dalam menjamin keterjangkauan sediaan farmasi di Indonesia dalam sistem JKN di era MEA”

Pembicara :
1. Drs. Nurul Falah Edy Pariang, Apt. – Ketua PP Ikatan Apoteker Indonesia
“Peran Apoteker Dalam Membangun Rantai Pasok Nasional Sediaan Farmasi”
2. Prof. Dr. Ajeng Diantini, MSi., Apt.,. – Dekan Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran
“Peran Pendidikan dalam Meningkatkan Kompetensi dan Daya Saing Global di Bidang Farmasi”
3. Jonathan Sudharta. – Managing Director PT. Menjangan Sakti
“SCM Bahan Baku Farmasi di ERA MEA”
4. Andika Bayupati- Operation Excellence Director PT. DHL Supply Chain Indonesia
“Optimalisasi SCM Industri Farmasi di era MEA”
5. Drs. M. Wahyuli Syafari, Apt. – Direktur Pengembangan Bisnis PT. Kimia Farma, Tbk.
“Peran SCM dalam membangun farmasi komunitas yang berkesinambungan dan berdaya saing”
6. Ir. Erlinda N. Yunus, MM., Ph.D. – PPM Manajemen
“Pemetaan Kolaborasi SCM di Industri Farmasi di Indonesia”.

Selain itu, acara ini akan menggelar presentasi poster terkait studi kasus atau laporan kegiatan praktek kefarmasian para apoteker di tempat praktek masing-masing.

Sasaran peserta seminar ini adalah untuk praktisi apoteker di industri, distribusi, komunitas, mahasiswa S1, apoteker, S2/S3 dan Umum. Seminar ini memiliki bobot Satuan Kredit Partisipasi Apoteker sebesar 5 SKP dengan tambahan 3 SKP bagi pembicara poster.

Sukses Apoteker Indonesia !

Selengkapnya bisa dilihat di website http://farmasi.unpad.ac.id/semnas2016/

Lebih dari 90% apoteker yang baru dilantik Tahun Ajaran 2015/2016 Semester Genap berhasil lulus dari Ujian Kompetensi Apoteker Indonesia (UKAI) Computer Based Test (CBT) Nasional Formatif.

UKAI yang dilakukan di Universitas Maranatha pada 30 Januari 2016 ini meluluskan 118 apoteker dari total 126 apoteker. Hasil ini membuat Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Universitas Padjadjaran naik dari cluster 3 menjadi cluster 1 dimana sebelumnya hanya mampu meluluskan 23%.

PSPA akan terus berusaha untuk meningkatkan jumlah peserta lulus hingga mencapai 100% dengan meningkatkan kesiapan para apoteker dalam menghadapi UKAI mendatang.

“Agar lulus 100%, kami akan mengadakan Try Out di internal Unpad sebelum mahasiswa mengikuti Try Out Nasional tanggal 30 April mendatang” Ujar Ketua PSPA, Dr. Sri Adi Sumiwi,M.Si., Apt.

“Dengan banyaknya latihan soal-soal UKAI diharapkan dapat meningkatkan kelulusan” tutupnya seraya memberitahukan akan ada UKAI Formatif selanjutnya pada 6 Agustus 2016 dan Sumatif pada 28 Januari 2017.

Dalam UKAI kemarin, Purwanti meraih nilai tertinggi dari Unpad dengan nilai 78.5.

Fakultas Farmasi kembali akan mengadakan Seminar Internasional “The 2nd International Seminar on Pharmaceutical Sciences and Technology (ISPST)” pada 24-25 November 2016 di Bale Sawala, Rektorat Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Sumedang. Seminar ini merupakan lanjutkan dari seminar ISPST pertama pada tahun 2014.

Di ISPST kedua ini selain acara seminar ilmiah dengan penyajian presentasi oral dan poster, terdapat pula pameran dari perusahaan Farmasi dan kesehatan dari dalam dan luar negeri.

“Seminar ini merupakan seminar binnual yang bisa menjadi rujukan tentang ilmu dan teknologi farmasi terkini.” ujar Dr. Aliya Nur Hasanah sebagai ketua panitia seminar ini.

“Tujuan dari seminar ini sendiri adalah untuk berbagi penelitian terbaru di bidang ilmu dan teknologi farmasi sehingga menjadi dapat menjadi rujukan untuk pelaku di bidang farmasi, untuk tahun ini dikhususkan dalam pengembangan material yang berperan penting dalam menjaga mutu produk.” lanjutnya

Menurut Aliya, pembeda dengan seminar lain adalah dari sisi pengambilan tema seminar yang membahas secara khusus material pendukung sediaan farmasi yang bermutu mulai dari bahan aktifnya, eksipien, bentuk sediaan terkini, biofarmasi dari material tersebut, sampai material atau teknik baru yang dibuat untuk mendukung pengawasan mutu produk.

“Kami membatasi maksimum untuk 200 peserta, itupun akan diutamakan untuk pemakalah dan peserta Internasional, mahasiswa hanya 50 orang” lanjut Aliya seraya menginformasikan biaya Early Bird Registration untuk mahasiswa adalah 250 ribu, akademik, industri dan apoteker 750 ribu serta internasional $200.

Fakultas Farmasi sendiri akan menyelenggarakan Seminar Nasional pada bulan Mei 2016 bertemakan Logistik Farmasi dengan target 500 peserta.

Bagi yang berminat untuk mengikuti seminar ini bisa melakukan registrasi online di situs http://farmasi.unpad.ac.id/ispst2016/.

Untuk seluruh mahasiswa Magister Farmasi Fakultas Farmasi  semester genap 2015/2016 yang telah melaksanakan registrasi :

Prosesi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) oleh Senat FFUP akan dilaksanakan pada :

Hari : 
Selasa 16 Februari 2016
Pukul :  
08.00 WIB (wajib hadir 30 menit sebelum acara dimulai)
Tempat :  
Auditorium Farmasi (Gedung D6)

SUSUNAN ACARA PMB MAHASISWA  MAGISTER FARMASI SEMESTER GENAP TA  2015/2016

No WAKTU KEGIATAN TEMPAT PJ/PELAKSANA
1. 07.30-08.00 Persiapan Auditorium Panitia
2. 08.00-08.45 Sidang Terbuka Senat FFUP Auditorium Senat FFUP
3 08.45-09.00 Perkenalan  staf pengajar Auditorium Koordinator Prodi  Magister Farmasi
4. 09.00-10.30 Studium generale Auditorium Dosen tamu
5. 10.30-12.00 Penjelasan  akademik dan  Perwalian Gedung Farmasi Prodi  Magister Farmasi

 

Pakaian pada Prosesi PMB :

  1. Puteri : Blus putih, blazer warna gelap, rok hitam panjang/di bawah lutut, jilbab putih bagi yang berjilbab
  2. Putera : Kemeja lengan panjang putih, dasi corak bebas, celana kain (bukan jeans) warna hitam.

 

Koordinator Prodi Studi,

Muchtaridi, PhD., Apt.
NIP. 197406021999031000

Untuk seluruh mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Farmasi masa akademik semester Genap 2015/2016 yang telah melaksanakan registrasi, wajib hadir pada prosesi penerimaan mahasiswa baru.

Prosesi penerimaan mahasiswa baru (PMB) oleh Senat FFUP akan dilaksanakan pada :

Waktu   :
Selasa 16 Februari 2016 jam 08.00 WIB (wajib hadir 30 menit sebelum acara dimulai).
Tempat :
Auditorium Gedung Farmasi D6
Adapun susunan acara prosesi PMB tersebut adalah sebagai berikut:

No WAKTU KEGIATAN TEMPAT PJ/PELAKSANA
1. 07.30-08.00 Persiapan Auditorium Panitia
2. 08.00-08.15 Sidang Terbuka Senat FFUP Auditorium Senat FFUP
3. 08.15-08.30 Pelaporan mengenai seleksi PMB Apoteker Auditorium WD 1
4. 08.30-08.45 Penyerahan daftar Mahasiswa Baru yang diterima  dari Dekan ke Kaprodi Auditorium Dekan
5. 08.45-09.00 Perkenalan  staf pengajar Auditorium Koordinator Prodi
6. 09.00-10.30 Studium generale Auditorium Dosen tamu
7. 10.30-12.00 Penjelasan  akademik dan  Perwalian Gedung Farmasi Prodi  Apoteker

 

Pakaian pada Prosesi PMB

  1. Puteri : Blus putih, blazer warna gelap, rok hitam panjang/di bawah lutut, jilbab putih bagi yang berjilbab
  2. Putera : Kemeja lengan panjang putih, dasi corak bebas, celana kain (bukan jeans) warna hitam.

 

Koordinator,

Dr. Sri Adi Sumiwi, MS., Apt.
NIP. 19571110 198603 2 001

Sehubungan dengan diadakannya Program Kegiatan Asrama Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran tahun 2015, dengan ini kami menginformasikan telah dibukanya pendaftaran sebagai Kakak Asuh pada program tersebut.

Deskripsi Kakak Asuh:
Adalah kakak fasilitator bagi angkatan 2015 (memegang satu bentuk kelompok) yang berada dibawah Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran yang terintegrasi dalam program Asrama Fakultas Farmasi 2015/2016.
Kakak Asuh akan mendampingi Mahasiswa Angkatan 2015 pada kegiatan-kegiatan asrama seperti pelatihan membaca cepat, journal reading, pembuatan jurnal, dan lain sebagainya. Beberapa pendampingan akademik maupun moril juga akan dilakukan secara mandiri oleh kakak asuh terhadap angkatan 2015.
Kakak Asuh memiliki status dan posisi yang sama dengan Asistan Laboratorium di Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran.
Persyaratan Berkas Dikumpulkan di SBK dengan batas akhir pengumpulan Jum’at 13 November 2015.

Info lengkap dapat diunduh di sini: bit.ly/ProgramKakakAsuhFFUP2015

Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2015/2016

Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Proses Penerimaan Mahasiswa Baru Fakultas Farmasi Program Sarjana tahun ajaran 2015/2016 Universitas Padjadjran diadakan di Gedung D6 Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran yang terletak di Kampus Unpad Jatinangor.Tahun ini Fakultas Farmasi menerima sebanyak 166 mahasiswa baru program regular yang diterima melalui jalur SNMPTN (Undangan) dan SBMPTN (Jalur Tulis) dan 20 mahasiswa program KPBI (Kelas Pengantar Bahasa Inggris). Proses Penerimaan Mahasiswa Baru dilakukan secara simbolis dengan pemasangan jaket almamater dan penyematan pin FFUP kepada Saudara Muhamad Irfan Fitriansyah dan saudari Ruth Miseli Pardede oleh Dekan Fakultas Farmasi (Ibu Dr. Keri Lestari,M.Si., Apt), Ketua Program Studi Sarjana Farmasi (Ibu Dr. Tiana Milanda, M.Si., Apt) dan Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Proses PMB FFUP dilanjutkan dengan perkenalan dosen dan civitas akademika yang berada di lingkungan Fakultas Farmasi.Setelah penerimaan mahasiswa baru dilanjutkan dengan acara LSIT (Learning Skill in Techology) yang merupakan salah satu program FFUP dalam pembentukan karakter yang merupakan program unggulan yang ada di Boarding School Fakultas Farmasi. Acara LSIT Day-1 ini diisi dengan materi ”Graduate Career Prospect (Pembinaan Alumni)” yang dibawakan oleh Bapak Dr. rer. Nat. Chaidir dari Badan Pengkajian & Penerapan Teknologi (BPPT). Setelahnya, diadakan pemutaran video bertemakan etika sebagai langkah awal pengenalan etika dan budaya bagi mahasiswa baru FFUP.

Materi kedua setelah pemutaran video diberikan oleh Bapak Dr. Ary Ginanjar Agustian yang merupakan Pendiri dari ESQ 165. Materi yang dibawakan adalah “Pharmacy 3.0” yang menekankan pada 3 poin kecerdasan yaitu kecerdasan intelektual, spiritual, dan emosional. Seorang Apoteker/Pharmacist tidak cukup hanya bagus kecerdasan intelektualnya dan masih kurang jika hanya sampai kecerdasan emosional. Apoteker/Pharmacist harus dilengkapi kecerdasan spiritualnya juga agar dapat melayani pasien atau memproduksi obat yang berkualitas baik dan berorientasi pada kebenaran dan kebaikan. Pada kesempatan ini Pendiri ESQ 165 juga berkunjung ke Asrama 3 Padjadjaran berkeliling ruangan lantai 1 Asrama Putri dan berdiskusi ringan bersama Staf FFUP yang dipimpin langsung oleh Dekan FFUP.

IMG_1296 IMG_1302 IMG_1317

Materi terakhir atau yang ke-3 dibawakan oleh Ibu Dekan Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt yang berjudul “The Miracle of Thinking Big.” Dalam kesempatan ini ibu dekan memberikan motivasi kepada mahasiswa baru untuk selalu berkarya dengan baik dan menghilangkan rasa malas karena hal tersebut yang selalu menjadi hambatan internal bagi mahasiswa.