Aktivitas Antidiabetes Empat Jenis Ekstrak Hasil Sokletasi Dari Herba Sasaladaan (Peperomia pellucida (L.) Kunth.) Pada Tikus Jantan Galur Wistar

Yasmiwar Susilawati 1,3, Ahmad Muhtadi 2, Supriyatna Soetardjo 1,

Unang Supratman 3

1 Departemen Biologi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran
2 Departemen Farmakologi, Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran
3 Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,
Universitas Padjadjaran, Jalan Raya Bandung-Sumedang Km.21,
Jatinangor 45363, Sumedang

E-mail: yasmiwar_usie@yahoo.co.id
E-mail: u_supratman@unpad.ac.id

ABSTRAK

Herba Sasaladaan (Peperomia pellucida (L.) Kunth.) digunakan secara empirik untuk menurunkan gula darah. Pengujian aktivitas antidiabetes ekstrak n-heksan, etil asetat, n-butanol dan etanol Sasaladaan telah dilakukan dengan metode induksi aloksan. Ekstraksi dilakukan dengan alat Soxhlet secara tuntas dengan pelarut bertingkat. Pengujian aktivitas antidiabetes ekstrak dilakukan terhadap tikus putih (Rattus norwegicus) jantan galur Wistar dengan dosis masing-masing ekstrak 250 mg/kg BB secara peroral. Suspensi ekstrak dalam PGA 2% diberikan pada kelompok uji setiap hari selama tiga hari. Kadar glukosa darah ditentukan secara enzimatik, absorbansi sampel diukur dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 500 nm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat mampu menurunkan kadar glukosa darah paling tinggi (56,32%) dibandingkan dengan ketiga ekstrak lainnya yaitu, ekstrak n-butanol (45,58%), n-heksan (24,99%), dan etanol (17,25%).

Kata kunci: Peperomia pellucida, sasaladaan, antidiabetes, aloksan, soxhlet

ABSTRACT

Herba Sasaladaan (Peperomia pellucida (L.) Kunth.) is used empirically to lower blood glucose level . Testing antidiabetic activity of n-hexane, ethyl acetate, n-butanol and ethanol Sasaladaan extract has been done by induction of alloxan method. Soxhlet extraction is done by stepwise solvent. Antidiabetic activity tests performed on white male rats ( Rattus norwegicus ) with dose of 250 mg/kg body weight for each extract by oral administration. Extract suspension in 2 % PGA were given in the test group every day for three days. Blood glucose levels are determined enzymatically, the absorbance of the sample was measured with a UV-Vis spectrophotometer at a wavelength of 500 nm . The test results showed that the ethyl acetate extract was the highest to able to lower the blood glucose level (56.32 % ) compared with the three other extracts, n-butanol (45.58%, n-hexane (24.99%), and ethanol (17.25 %).

Keywords : Peperomia pellucida, sasaladaan, antidiabetic, aloxan, soxhlet

Jl. Raya Bandung Sumedang KM 21,
Jatinangor 45363 - Indonesia
Contact Us:
farmasi@unpad.ac.id